Tampilkan postingan dengan label New Author RC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label New Author RC. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Desember 2013

(Review) Paris: Aline by Prisca Primasari.






- Judul: Paris: Aline.
- Pengarang: Prisca Primasari.
- Genre: Romance.
- Penerbit: Gagas Media.
- Tebal: 224 Halaman.
- ISBN: 979-780-577-8.


- Rating: 4 of 5 star.


- Sinopsis:

 Pembaca tersayang,

Dari Paris, sepotong kisah cinta bergulir, merupakan racikan istimewa dari tangan terampil Prisca Primasari yang sudah dikenal reputasinya dengan karya-karya sebelumnya Éclair, Beautiful Mistake, dan Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa.

Ini tentang sebuah pertemuan takdir Aline dan seorang laki-laki bernama Sena. Terlepas dari hal-hal menarik yang dia temukan di diri orang itu, Sena menyimpan misteri, seperti mengapa Aline diajaknya bertemu di Bastille yang jelas-jelas adalah bekas penjara, pukul 12 malam pula? Dan mengapa pula laki-laki itu sangat hobi mendatangi tempat-tempat seperti pemakaman Père Lachaise yang konon berhantu?

Setiap tempat punya cerita. Dan inilah sepotong kisah cinta yang kami kirimkan dari Paris dengan prangko yang berbau harum.

Enjoy the journey,

EDITOR


- Review: 

sebuah novel yang mengungkap sisi lain dari keindahan kota Paris yang ternyata menyimpan berjuta kisah, dari yang membahagiakan sampai yang kelam dan tak diketahui. salah satunya adalah kisah Aline yang bertemu dengan seorang pria yang sangat misterius dan tak tertebak. pertemuan mereka berawal dari Aline yang secara tak sengaja menemukan pecahan porselen di taman. karna porselen yang konon harganya sangat mahal. Aline pun mencoba mencari pemiliknya hanya dengan berbekal sebuah nama, Aelous Sena. setelah mensearch diberbagai social media seperti Fb dll... akhirnya Aline menemukan alamat email si pria misterius itu. setelah berjanji untuk bertemu, bukanya mengajak Aline ketempat-tempat umum di Paris. pria itu malah mengajaknya bertemu di Place de la Bastile, yang merupakan tempat yang menyeramkan bagi Aline, karna disana dulunya adalah tempat untuk eksekusi mati. apalagi waktu pertemuannya adalah jam 12 malam!

setelah mereka bertemu itu, Aline mendapatkan 3 keinginan yang akan di kabulkan oleh Sena, si Pria misterius. wuits... tenang, si Sena ini bukan Jin kok!. dia hanya cowok biasa. lalu Aline pun menggunakan keinginannya itu. dan salah satunya adalah untuk membuat cowok ubur-ubur, seniornya di restoran tempatnya bekerja. untuk bisa putus dengan pacarnya sekarang. karna selain bikin Aline jengkel, Aline juga berhasil dibikin sakit hati oleh cowo ubur-ubur itu karna jangankan membalas cintanya, si ubur-ubur itu malah pacaran dengan cewek lain. dan parahnya lagi, si ubur-ubur ini juga sering ngejelek-jelekin Aline. apakah rencana Aline untuk memisahkan mereka akan berhasil dengan bantuan dari Sena. dan bagaimana nantinya cerita Sena yang misterius itu akan terungkap? well... kalo mau tau ya baca aja.

kehidupan Sena yang penuh dengan misteri nan kelam akhirnya terungkap diakhir cerita, mengapa dia bertingkah-laku seperti itu, datang tiba-tiba dan menghilang juga dengan tiba-tiba. gaya penceritaannya di awal agak mengganggu dan agak susah dimengerti seperti potongan puzzle yang berserakan di mana-mana, tapi begitu memasuki bab akhir. satu persatu potongan puzzle yang runyam itu bisa terkumpul dan jadi satu. dan ternyata.... kasian kau Sena T_T *peluk Sena, lalu di gaplok Aline*

saat membaca buku ini, aku seperti melihat potongan kota Paris yang jarang di ekspose di novel-novel lain. dan sisi kelam novel ini sangat berasa dari awal sampai akhir. tapi tenang, buat kamu yang suka sama akhir cerita yang Happy-Ending. cerita ini memilikinya kok, walaupun agak kelam sih. fuah.... gak berasa udah jam segini aja, saatnya aku pamit, sampai jumpa di postingan berikutnya XD


             Setiap tempat punya cerita.

Minggu, 17 November 2013

(Review) Cine Us by Evi Sri Rezeki.




- Judul: Cine Us.
- Pengarang: Evi Sri Rezeki.
- Tebal: 304 halaman.
- Penerbit: Teen Noura (Noura Books).
- ISBN: 978-602-7816-56-5
- Rating Buku:. 4.5 of 5 star.

- Review:

Huah… bingung juga harus mulai dari mana. Salah satu novel tentang persahabatan terkeren yang pernah aku baca, beruntung banget aku kepikiran buat beli dan baca novel ini. biasanya kan aku lebih tertarik ke fantasi daripada ke teenlit dan sejenisnya, yah... memang ada sih beberapa yang aku koleksi selain dari novel fantasi, tapi itu cuman sebatas buat pengarang favoritku. Jarang banget aku beli novel karangan penulis baru macam penulis novel ini, yaitu Mba  Evi Sri Rezeki.

Novel ini menceritakan tentang tiga orang sahabat, Lena, Dania, dan Dion XD *sumpah, aku jadi kepikiran mas Dion mulu waktu baca novel ini*. Mereka bertiga sangat cinta dengan film, itu saking cintanya, mereka sampai berani mendirikan Klub film di sekolahan mereka. butuh perjuangan sangat keras buat mereka agar bisa membuat Klub film mereka dikenal, dari rajin promo kesana-kemari. sampai rutin bikin film pendek untuk acara nonton bareng tiap bulan. dan hasilnya hanya cemooh dari siswa lain, tapi mereka pantang menyerah. 

Tiba-tiba sebuah telpon dari nomer tak dikenal mengejutkan Lena. sebagai juara menulis naskah tahun lalu, Lena kembali di ajak untuk ikut serta kembali dalam perlombaan itu tahun ini. Lena pun mengiyakan untuk kembali berpartisipasi dalam lomba itu, tapi mau tak mau, Lena harus kembali mengingat momen kemenangan nya yang menyakitkan.

seolah tak membiarkan Lena lupa akan masalah itu, sang mantan pacar, Adit. kembali hadir untuk menerornya, Adit mengajak Lena bertaruh, siapakah yang akan menang tahun ini, dia ataukah Lena. rupanya tak cukup dengan mengakhiri hubungan mereka dengan cara yang kejam dan menyisakan luka dalam bagi Lena. Adit juga ingin mempermalukan Lena dihadapan semua orang dengan taruhan. siapa yang kalah akan menjadi tukang gulung kabel selama setahun. Lena yang anti mengalah, tentu menyetujui syarat-syarat dari Adit. tapi mampukah Lena mengalahkan mantan nya yang sudah berhasil menelurkan sebuah karya yang diputar di layar lebar?


"Setinggi apa pun impianmu, kamu hanya butuh percaya. seperti aku mempercayai impianku. sertakan orang-orang yang kau cintai dalam impianmu. karena mereka adalah sumber kekuatan bagimu."
akhir-akhir ini semangat bacaku menurun dengan drastis gara-gara keseringan internetan dan nonton film. dan kayaknya kebanyakan baca fantasi juga gak baik buat aku, jadi aku mau refresh dulu dengan mengganti genre bacaanku, dan hasilnya lumayan memuaskan... nafsu bacaku mulai membaik :D *nafsu makan kali menbaik :p*. semoga aku bisa mencapai target bacaku, karena bentar lagikan udah akhir tahun.

kelebihan buku ini... banyak kalo menurutku, salah satunya adalah jangan menyerah dalam menggapai mimpi, dan percayailah sahabatmu walau apapun yang terjadi *asalkan jangan menyimpang dari ajaran agama aja XD*. dan jarang-jarang ada novel yang mengupas tentang masalah dunia perfilm-an (meski hanya film pendek). aku jadi tau ternyata persaingan didunia film itu kejam ya... cendrung mengerikan malah, aku gak habis fikir kok cobaan yang menerpa Lena dkk kok kayaknya gak abis-abis gitu.

kalau kekurangan.... diawal-awal buku berasa banget kakunya, rasanya gimana... gitu. tapi gak begitu mengganggu dalam proses membacanya kok. ada juga bagian yang tiba-tiba lompat tanpa penjelasan. apa mungkin karna novel ini berseri jadi cerita nya sengaja dibikin kayak gitu. gak tau juga sih...

nah yang kepengen tau gimana kelanjutan kisah Lena, yang kepengen tau gimana dunia perfilm-an anak SMA? mending baca novel ini, lumayan bikin emosi teraduk-aduk, dari marah, jengkel, nangis, dan pengen nabok orang jadi satu. pokoknya recomend deh...



oh iya, aku menulis review ini dalam rangka mengikuti lomba Review yang diadakan oleh:






http://www.smartfren.com/ina/home/




http://www.noura.mizan.com/


kepengen ikutan kuis ini juga? baca syarat dan ketentuan nya di sini.
sampai jumpa di postingan berikutnya... :D 



Senin, 04 November 2013

(Review) Beastly by Alex Flinn books + movie.






- Judul: Beastly.
- Pengarang: Alex Flinn.
- Bahasa: Indonesia (terjemahan).
- Penerjemah:  Harisa Permatasari.
- Penerbit: Mizan Fantasi.
- Tebal: 409 Halaman.
- ISBN: 978-979-433-612-0
- Rating Buku: 4 of 5 star.
- Rating Film: 4 of 5 star.


- Sinopsis:

 Kau akan tahu bagaimana rasanya jadi buruk rupa, seburuk hatimu. Kalau kau berhasil belajar dari kesalahanmu, kau bisa mematahkan mantraku. Kalau tidak, kau akan hidup dengan hukumanmu. Menjadi monster, selamanya."

Kyle cowok paling tajir dan populer di sekolahnya. Dia nggak mau turun "derajat" dengan bergaul sama anak-anak culun dan nggak populer. Menindas dan mengejek anak-anak culun adalah hiburan sehari-harinya. Karena keangkuhannya, penyihir mengutuk Kyle menjadi makhluk buruk rupa. Sesosok monster yang ditakuti teman-temannya, bahkan ayahnya sendiri pun membuangnya. Kutukan itu bisa terurai apabila Kyle bisa menemukan gadis yang mencintai dia apa adanya. Gadis yang bisa melihat kebaikan di balik keburukan.

Hanya Lindy satu-satunya harapan Kyle. Lindy, gadis biasa dan miskin yang sempat diberinya sekuntum mawar. Lindy gadis yang dulu tak pernah diliriknya dan menjadi sasaran ejekannya. Namun, setelah Kyle berhasil membawa Lindy ke rumahnya, gadis itu tetap tak tertarik. Lindy tak suka baju, tas, ataupun make up. Sekamar penuh barang-barang bermerek pun tak diliriknya. Lindy bahkan merasa, Kyle telah menculik dan memaksanya. Bagaimana Kyle bisa mendekati Lindy?


- Review: 

yang pertama, ternyata buku dan film nya lumayan berbeda (yaiyalah, kapan coba ada yang gak beda :p). ada beberapa hal yang berlainan. misalnya di buku, si ini ternyata adalah si itu. tapi di film, ini gak dijelasin. tapi aku suka dua-dua nya karna jujur aku nge-fans berat sama pemeran film nya XD





 Kyle Kingsbury (yang diperankan oleh Alex Pettyfer) menurut kebanyakan orang adalah tipe cowok idaman. dia tampan, kaya, punya ayah orang terkenal dll... tapi kelakuan nya yang sangat minus, membuat dia buruk. karna dia suka sekali mencela orang-orang yang ia anggap jelek dan buruk rupa. dan ketika Kyle bertemu Kendra (yang diperankan Mary-kate Olsen), seorang cewek yang bernampilan rada nyentrik. Kyle pura-pura mendekati Kendra, dan Kyle pun mengajaknya kesebuah pesta dansa. Kendra pun mengiyakan ajakan tersebut. bukan karna ingin, tapi karna sesuatu hal yang lain.

akhir kata, Kyle yang memang dari awal ingin mengerjai Kendra, membawa perempuan lain dan ia pamerkan dihadapan Kendra. setelah tau semuanya, bukannya menangis atau malu, Kendra hanya menatap Kyle dan berkata "Lihat Saja Nanti".

Kyle pun akhirnya terpaksa harus membayar akibatnya. karna perbuatannya, dia pun dikutuk untuk menjadi makhluk buruk rupa yang berbulu lebat (kalo di film si kyle nya jadi gundul dan badannya penuh tato.) dan yang mengutuk Kyle, tidak lain dan tidak bukan, yaitu... Kendra. yang sebenarnya adalah penyihir yang sedang menyamar.

seperti kebanyakan Kutukan yang ada di cerita dongeng, mantra itu akan hilang bila Kyle bisa menemukan seorang cewek yang tulus mencintainya, dan dia pun tulus mencintai perempuan tersebut. dan Kyle punya waktu dua tahun buat mencari perempuan itu. sebenernya waktunya lumayan lama, tapi karna punya badan berbulu, kebanyakan hari-hari Kyle selalu ia habiskan dirumah, mengurung diri. apakah Kyle berhasil menemukan perempuan yang tepat, atau dia malah lebih memilih kehidupan barunya sebagai monster untuk selama-lamanya.

Kyle dibuku lumayan lucu dan sering bikin aku ketawa. dan dia jauh lebih baik daripada yang ada di film. Kendra nya juga ternyata lucu XD. dan dibuku ada fakta mengejutkan tentang Kendra. pakah itu... baca aja sendiri :p *pelit mode on.

huft... padahal review bikinan ku pendek banget. tapi malesnya... ya ampun banget.  padahal aku udah nyelesein buku ini dari bulan kemaren, dan reviewnya baru bisa beredar bulan ini. entah kenapa akhir-akhir ini males banget bikin review. padahal deadline RC bentar lagi abis. waktu setahun ternyata berjalan dengan cepat banget. gak kerasa udah bulan November aja. dan di bulan ini akhirnya aku menginjak usia 20 tahun :D *sapa yang nanya coba.

nah sekian dulu omongan ku yang ngelantur ini, sampai jumpa di postingan selanjutnya... dan oh iya, Selamat Tahun baru Hijriyah semua... semoga tahun ini lebih baik daripada tahun kemaren, amin...


Senin, 26 Agustus 2013

(Review) Marshmallow Skye by Cathy Cassidy.



- Judul: Marshmallow Skye.
- Seri: The Chocolate box Girls.
- Seri Ke: 2 (Dua).
- Pengarang: Cathy Cassidy.
- Bahasa: Indonesia.
- Penerjemah: Utti Setiawati.
- Penerbit: Ufuk Publishing House.
- Tebal: 336 Halaman.
- ISBN: 978-602-9346-55-8.


 -Sinopsis:

Skye dan Summer Tanberry adalah kembar identik. Skye mencintai saudaranya, Summer, lebih daripada siapa pun di dunia. Mereka melakukan segalanya bersama. Tapi, akhir-akhir ini, Skye merasa seperti jadi orang terbaik kedua--Sejak dulu seperti itu. Dan, saat temannya, Alfie, mengaku telah jatuh cinta pada Summer, bukan padanya, dia merasa sangat sedih sekali.

Skye ingin menjadi dirinya sendiri, tapi dengan saudara kembar yang sangat keren, mana bisa? Mampukah Skye keluar dari bayang-bayang Summer dan menemukan kesempatannya sendiri untuk bersinar?


- Review: 

Skye adalah gadis manis yang mempunyai banyak saudara perempuan, dan salah satunya adalah saudara kembarnya sendiri, Summer. Skye dan Summer dulu begitu identik dalam segala hal, dari kesukaan, minat terhadap balet, dan lain-lain. sampai suatu hari, akhirnya Skye sadar bahwa dia hanya mengikuti minat saudara kembarnya, Summer, bukan minat nya sendiri. sekarang, mereka tak lagi sama. walaupun Summer masih meminati, bahkan sangat menyukai ballet, tapi Skye tidak. Skye suka menjadi seseorang yang berbeda. apalagi ketika dia menemukan harta benda dari masa lalu, berupa pakaian dari bibi buyut nya Skye yang bernama Clara Travers. Clara diyakini telah meninggal dan jasad nya tak pernah di temukan. ada yang mengatakan bahwa dulu Clara yang tak ingin dijodohkan melarikan diri untuk bisa bersama pacar gipsi-nya. tapi malang, Clara malah hilang, dan diyakini dia telah tenggelam sehingga jasadnya tak ditemukan lagi.

Skye yang memang sangat menyukai hal-hal yang jadul, sangat menyukai pakaian-pakaian milik Clara. tapi ketika dia memakainya, maka dimulai lah mimpi-mimpi anehnya tentang cowok gipsi tampan bernama Finch. Skye merasa menjadi orang lain, entah itu Clara atau memang dirinya. tapi di dalam mimpi tersebut, Skye jatuh cinta pada laki-laki itu. Skye pun selalu memakai benda-benda Clara supaya bisa bertemu dengan cowok dalam mimpinya tersebut. tapi entah kenapa, Summer sangat tidak menyukai Skye karna terus-terusan memakai barang-barang peninggalan Clara. Summer merasa ngeri. tapi Skye tak memperdulikannya. kenapa dia harus selalu menuruti apapun kata Summer, sedangkan Summer tak pernah mendukungnya dalam hal apapun.

konflik antara kakak-beradik Tanberry ini sangat seru, dan manis dan sedikit mengharukan. ternyata memiliki kembaran tak selalu manis. banyak pertentangan yang perlahan membuat mereka menjauh satu sama lain.
 pokoknya seru... Walaupun terjemahan nya ada yang rada ngeganggu di awal. Tapi kisahnya seru, konflik yang Skye hadapi tentang sahabat yang perlahan menjauh, dan lain-lain nya itu rasanya benar-benar nyata. Karna aku juga pernah mengalami hal yg sama. Padahal aku selalu ada dan mendukung mereka, tapi mereka jarang ada untuk ku, bahkan, mereka perlahan-lahan menjauh dariku... *lah,ini kok malah curhat :p* Tapi untung lah Skye dapat mengatasi semua masalah-masalahnya dengan Summer, saudara kembarnya. Dengan Millie, sahabatnya. Bahkan misteri tentang bibi buyutnya pun berhasil Skye ungkap. dan akhirnya yang tak terduga, untunglah semuanya berakhir dengan happy ending :)

Andai aja Summer Dream, yg merupakan sekuel dari buku ini diterjemahin, tapi sayang ufuk nya gak ketahuan kabarnya gimana u_u. oh iya, walaupun ini buku kedua, tapi seri ini bisa dinikmati sendiri-sendiri kok, layaknya coklat dalam kotak XD. disetiap buku kita akan disuguhi dengan kisah-kisah yang berbeda, misalnya dibuku satu, kita akan bertemu dengan Cherry, yang kelak akan menjadi saudari tirinya Skye, Summer Dll... dan di buku kedua ini, kita juga kembali bertemu dengan Cherry, tapi karna judulnya adalah Skye, maka kisah yang menonjol disini adalah kisah Skye, begitu pula nanti di buku selanjutnya yang akan menceritakan kisah tentang Summer :D. nah sampai disini dulu review amburadul ku, sampai jumpa di postingan berikutnya. dah...

Kamis, 27 Juni 2013

(Review) Guardian Of Eternity #4: Darkness Revealed by Alexandra Ivy









- Judul: Darkness Revealed.
- Seri: Guardians of Eternity.
- Seri ke: 4 (empat).
- Pengarang: Alexandra Ivy.
- Bahasa: Indonesia (terjemahan)
- Penerjemah: Shanty Marhen.
- Penerbit: Dastan Books.
- Tebal: 480 hal.
- ISBN: 978-602-8723-95-4.


- Sinopsis:

Anna Randal adalah seorang wanita cantik yang cerdas dan cakap, serta pengacara yang sangat hebat. Selain wajahnya yang tidak menua serta kekuatan psikisnya yang bisa memanipulasi unsur alam, Anna tidak berbeda dengan wanita normal lainnya. Namun karena keunikannya, Anna terpaksa menjalani kehidupan yang penuh kesepian. Dan semua itu akibat pertemuannya dengan Conde Cezar di sebuah pesta dansa di London dua ratus tahun silam.

Conde Cezar harus membayar mahal untuk malam penuh gairahnya bersama Anna dua abad yang lalu. Sebagai hukumannya, ia harus berpisah dengan Anna dan mengabdi kepada Oracle, dewan eksklusif dunia iblis. Kini, Cezar mengemban tugas untuk menjaga Anna—yang diramalkan akan menjadi calon Oracle selanjutnya—dari ancaman seseorang yang sangat menginginkan kematian Anna.

Sementara itu, Cezar menyadari bahwa perasaannya terhadap Anna tidak pudar oleh waktu. Demi menyelamatkan Anna dari bahaya yang terus mengancam, Cezar bahkan bersedia mengikat dirinya kepada Anna, walaupun ia tahu bahwa Anna terlarang untuknya. Anna, di sisi lain, sangat membenci Cezar karena telah membuat hidupnya sengsara. Tapi Anna juga tidak bisa menyangkal bahwa ia telah jatuh cinta pada vampir tampan itu. Relakah Anna kehilangan orang yang dicintainya untuk memenuhi takdir yang telah diramalkan? Sanggupkah Cezar melawan takdir untuk menyatukan cinta mereka berdua?




- Review:


 rada bingung juga mau mulai nulis ini dari mana, karna baru kali ini aku ngebikin review novel yang kayak begini *yang kayak gimana maksudnya fa :p*. biasanya kan aku cuman ngeriview novel-novel middle grade dan YA gitu, dan sekarang, Viola...aku nge review novel yang untuk *ahem* dewasa. dan lagi novel ini ternyata berseri, dan aku ternyata baca yang nomer 4 duluan u,u. tapi untunglah novel ini gak bersambung. dalem artian, cerita nya gak bersambung. hanya para tokoh-tokoh di seri ini saja yang saling kenal karna para pria di seri pertama sampai seri ke-empat ini tokoh utamanya sama-sama vampir ganteng nan seksi. dalam satu buku hanya satu pasangan yang menjadi fokus dalam cerita. dan di novel ini pasangan tersebut adalah seorang Vampir ganteng non bling-bling *ahem. bernama Conde Cezar. dan seorang cewek pemilik kekuatan elemen bernama Anna Randal.

200 tahun yang lalu, Anna mengira dirinya adalah seorang gadis biasa. tapi pada suatu malam, Anna bersama sepupu nya, Morgana. menghadiri sebuah pesta. dan di pesta itu lah Anna bertemu dengan Cezar. karna melihat sepupu nya sempat berbicara sama Cezar. si Anna ini pun ngikutin Cezar ke sebuah ruangan remang-remang. eh tau-tau si Anna yang malah di tarik sama Cezar untuk masuk ke kamar itu, dan terjadilah gigit-gigitan *kan vampir. dan Biiiip <

setelah 200 tahun berlalu, Anna ternyata masih hidup, dan bekerja sebagai pengacara yang handal. sampai saat ini dia masih mengira bahwa kekekalan nya ini di sebabkan oleh gigitan Cezar. Anna dendam sekali dengan Cezar, dan sangat ingin menemuinya dan menanyakan apa yang telah Cezar perbuat terhadap dirinya sehingga setelah 200 tahun belalu dia masih sama seperti waktu itu. dan untung nya Anna berhasil menemukan pria itu di sebuah kegiatan amal, dan kisah mereka pun kembali dimulai...

kisah Anna dan Cezar lumayan seru. aku jadi kepengan buat punya kekuatan kayak Anna yang bisa mengatur suhu yang ada di sekitarnya supaya selalu pas, jadi dia gak bakalan kepanasan ataupun kedinginan. tapi kalo harus punya musuh kayak Morgana sih, mending gak usah punya kekuatan deh. ngeri soalnya, bisa main masuk-masuk ke fikiran orang seenaknya, dan bisa manggil orang supaya ngedatangin dia, mending kalo datang dapat uang. nah ini dateng nya buat di bunuh sama dia. yah, secara keseluruan novel ini bagus dan pantas dibaca. jadi bagi yang suka vampir-vampiran, buku ini cocok buat masuk ke daftar baca kalian.

Kamis, 09 Mei 2013

(Review) Bartimaeus: The Amulet of Samarkand by Jonathan Stroud.


- Judul: The Amulet of Samarkand.
- Seri: Bartimaeus Trilogy.
- Seri ke: 1 (Satu).
- Pengarang: Jonathan Stroud.
- Bahasa: Indonesia.
- Penerjemah: Poppy Damayanti Chusfani.
- Penerbit: Gramedia Pustaka Utama.
- Tebal: 512 Halaman.
- ISBN: 979-222-641-9.

- Sinopsis:

Nathaniel, si penyihir muda, diam-diam memanggil jin berusia 5000 tahun bernama Bartimaeus. Tugas untuk Bartimaeus tidak gampang ~~ ia harus mencuri Amulet Samarkand yang berkekuatan dahsyat dari Simon Lovelace, master penyihir yang kejam dan ambisius.

Bartimaeus dan Nathaniel pun terlibat dalam intrik sihir yang penuh darah, pemberontakan, dan pembunuhan.

- Review: 

Nathaniel adalah seorang penyihir, ketika berusia 5 tahun, dia di jual serahkan oleh orangtua nya sendiri ke kementrian untuk nantinya di didik oleh seorang penyihir dewasa. entah beruntung atau tidak, yang terpilih menjadi Master nya (penyihir yang akan membimbingnya) adalah Mr. Arthur Underwood *jujur, nama Underwood selalu ku kaitkan dengan nama orang yang baik2. tapi berkat Mr. Arthur semuanya jadi ancur*. Mr. Underwood yang pada dasarnya memang tidak terlalu menginginkan murid, ketika mendapatkan Nathaniel sebagai muridnya, dia tak terlalu tertarik pada anak itu, alih-alih sayang. untunglah Mrs. Underwood (istri Arthur) sangat menyayangi Nathaniel, dan itu membuat dunia Nathaniel terasa lebih menyenangkan.

pada dasarnya Nathaniel memang anak yang pintar, dan dia tipe yang cepat belajar. tapi berkat sebuah insiden yang cukup memalukan buat Nathaniel. Nathaniel menjadi berubah drastis, dia tidak lagi menghormati Mr. Underwood. dan Nathaniel menjadi sangat terobsesi dengan belajar dan terus belajar, agar suatu hari dia bisa membalaskan dendam nya kepada orang itu.

Nathaniel nekat memanggil Demon yang seharusnya belum pantas dia panggil, karna dia belum cukup umur waktu itu. tapi meski belum cukup umur, Nathaniel berhasil memanggil jin berusia 5000 tahun, bernama Bartimaeus. ketika berhasil memanggil jin yang dia inginkan, Nathaniel langsung menyuruh sang jin untuk mencuri sebuah benda yang amat kuat. Bartimaeus pun sempat kewalahan, walaupun dia adalah jin yang paling pandai dalam masalah kabur dari musuh. setelah berhasil mencuri benda itu, bukannya memakainya, Nathaniel malah menyuruh Barti untuk menyembunyikannya. Nathaniel saat itu mungkin tidak mengira bahwa balas dendam nya ini akan berubah menjadi petaka di kemudian hari. dan membuatnya berada dalam bahaya besar. dan selain berurusan dengan musuh bebuyutannya, Nathaniel juga mengalami masalah dengan para Resistance yang tujuannya belum begitu terungkap di buku satu ini.

setelah berturut-turut baca Dystopia, akhirnya aku baca genre yang lain juga ya :D. kali ini buku tentang sihir-sihiran, tapi bukan sihir pake tongkat, tapi sihir pake jin. dan jin nya yang suka nyombongin dirinya sendiri *dan hobi bikin joke di footnote XD.*. menurutku Nathaniel ini adalah anak yang terlalu terobsesi buat balas dendam, padahal dia baru ber-usia 12 tahun lho! *hadeh... ntar cepet tua lho Niel. *sok akrab Mode On*. dia itu terlalu tergesa-gesa, gak sabaran dan gegabah. susah banget buat aku, untuk simpati sama anak ini. aku malah lebih kasian sama Barti ketimbang sama Nathaniel. tapi kalo Nathaniel gak gini sifatnya, cerita nya gak bakalan ada dong. jadi yah... ku maklumi sajalah, tapi emang sih, kalo anak kecil udah dendam itu, susah banget ngilanginnya.

sebenarnya udah dari bulan kemaren aku nyelesein baca buku ini, tapi baru sekarang review nya kebikin, hehe :p *ketahuan malesnya. buku ini kubaca waktu mood baca ku gak begitu baik, jadi aku gak begitu menganggap buku ini keren banget *di timpukin sama penggemarnya Barti. tapi udah ada rencana sih buat baca ulang lagi nanti, begitu mood baca ku membaik. semoga aja aku lebih paham sama ceritanya, dan mungkin aja seri ini bakalan jadi favoritku setelah aku baca ulang lagi.


Selasa, 05 Maret 2013

(Review) Divergent by Veronica Roth







- Judul: Divergent.
- Seri Ke: 1 (Satu).
- Pengarang: Veronica Roth.
- Penerjemah:
- Penerbit: Mizan (Mizan Fantasi).
- Bahasa: Indonesia.
- Tebal: 543 Hal.
- Genre: Dystopia.
- ISBN: 979-433-697-1.
 



-Sinopsis:

Satu pilihan, menentukan apa yang harus kau percaya

Satu pilihan, memastikan siapa yang kau turuti, selamanya

Chicago, usai perang nuklir yang menghancurkan dunia. Pada usia 16, setiap orang harus mengambil pilihan yang akan menentukan seluruh jalan hidupnya.

Beatrice memilih meninggalkan Faksi Abnegation yang tanpa pamrih untuk bergabung dengan para pemberani di Faksi Dauntless. Meninggalkan orangtuanya, membuang namanya untuk hidup bersama faksi yang baru. Beatrice menjadi Tris, berharap menemukan jati dirinya bersama para Dauntless. Namun, Tris harus lulus inisiasi terlebih dulu agar bisa diterima. Tak ada jalan kembali. Tak lulus inisiasi berarti Tris akan bergabung dengan orang-orang yang terbuang. Hidup menggelandang.

Berhasilkah ia bertahan di komunitas yang kadang kebrutalan dianggap sama dengan keberanian?


-Review:

lagi, lagi dan lagi, genre dystopia yang yang aku baca. kenapa? yah... karna seru aja, dan kebetulan lagi ada bazar yang jual buku mizan dengan harga diskonan (walaupun cuman 15% sih :p). menegangkan dari awal sampai akhir, bener-bener tipe novel yang punya lem, rasanya nempel terus di tanganku. sekali udah mulai baca, rasanya gak kepengen lepasin kalo gak di selesein sampe tuntas. 
semua anak dari seluruh Faksi yang akan memasuki usia 16 tahun akan memilih, di Faksi mana kah mereka nanti akan tinggal. hanya ada dua pilihan, yaitu tetap berada di Faksi asal mereka, atau pindah ke Faksi lain. nah, untuk membantu mereka memilih, maka dilakukan lah sebuah tes, untuk menguji sebenarnya mereka lebih pas untuk berada dimana.

Beatrice Prior, seorang gadis asal Abnegation, yang selama ini hidup dalam keluarga yang sederhana dan suka menolong orang lain. tetapi Beatrice merasa bahwa jiwa penolong yang di miliki ayah, ibu serta kakak nya tak menurun padanya, tak peduli sekuat apa iya berusaha, iya selalu merasa diri nya tak pantas di panggil sebagai Abnegation, karna dia memiliki sifat egois di dalam hati nya. dan tahun ini, beatrice pun harus memilih. dia pun menjalani tes ini, dan ada sesuatu yang salah terjadi pada hasil tes nya, alih-alih hanya memiliki satu Faksi untuk dipilih seperti kebanyakan orang lain nya. Beatrice malah memiliki tiga Faksi untuk dia pilih, yaitu Faksi  Abnegation, Dauntless, dan Erudite. dan karna memiliki hasil seperti itu, dia pun di sebut sebagai seorang Divergent. dan dia harus merahasiakan jati dirinya tersebut.
  "Mereka yang tidak menyukai peperangan, membentuk Amity. Mereka yang tidak menyukai ketidaktahuan, menjadi Erudite. Mereka yang tidak menyukai kepalsuan, membentuk Candor. Mereka yang tak menyukai pamrih dan egoisme, membentuk Abnegation. Dan, mereka yang membenci kepengecutan adalah para Dauntless."  hal 55.
Beatrice pun akhir nya memilih Faksi Dauntless, yang disebut-sebut sebagai Faksi yang berani, nekat dan sedikit rada gila juga, gimana gak gila coba, kerjaan nya para Dauntless itu lompat ke kereta yang sedang melaju mulu, kalo mau naik, lompat. kalo mau turun, ya lompat juga. di tempat baru nya Beatrice pun memiliki nama baru, yaitu Tris. menjadi seorang Dauntless ternyata tak mudah sama sekali. lagi-lagi mereka (para calon Dauntless) harus menghadapi sebuah tes untuk benar-benar menjadi anggota dari faksi Dauntless. mereka diharuskan bertarung, mulai dari bertarung fisik sampai mental. dan pada akhir nya, hanya sepuluh orang saja yang nanti nya akan diterima sebagai anggota.

di tes fisik, Tris gak begitu hebat. tapi begitu menjalani tes mental, yang berupa simulasi yang memang diciptakan untuk menimbulkan rasa takut terbesar kita. dan Tris adalah orang yang memiliki catatan waktu tercepat. dia dapat memanipulasi simulasi itu, mengakali nya. sehingga dia dapat mengatasi rasa takut yang terasa sangat nyata akibat dari simulasi tersebut. teman-teman nya pun heran, mengapa diri nya bisa begitu cepat dalam menghadapi tes tersebut. Tris tak bisa bilang kalau itu semua karna dia seorang Divergent, yang mampu memanipulasi fikiran nya sendiri hingga dia yakin kalau semua simulasi itu tidaklah nyata. sebenarnya Tris juga bingung dengan apa arti dari Divergent itu, karna tak seorang pun pernah memberi tahu nya apa Divergent itu. dan mengapa para petinggi negara ingin membunuh para Divergent ini. kalo mau tau lengkap nya, ya baca aja novel nya, hahaha...

menurutku sifat Tris itu gak ngejengkelin, berbeda sama si mrs K.E itu lho *you know lah siapa yang ku maksud* waktu Four, pacarnya Tris ini di cuci otak nya. si Tris gak ngejauhin si Four, malah dia berusaha ngebuat Four inget sama dia, berbeda sama si itu yang waktu pacar (pura2 nya) di cuci otak, eh dia malah ngejauh sejauh-jauh nya. aku merasa kasian sama Tris, dia terlalu banyak kehilangan, padahal ini baru buku pertama, gimana di buku dua dan ketiga nya nanti ya... rasanya beruntung, aku baru beli Divergent ini sekarang bukan nya dari dulu, soalnya kalo dari dulu bisa-bisa aku penasaran setengah mati sama lanjutan nya gimana. kalo sekarang, karna Insurgent udah terbit dan sudah aku miliki, jadi aku bisa langsung lanjutin baca nya, hahaha... hmm, selama ini aku gak pernah ya ngasih rating di novel-novel yang ku review disini, biasanya aku cuman ngasih rating di goodreads doang sih, nanti deh aku coba-coba bikinin gambar yang keren untuk rating nya. nah cukup segini dulu ocehan ku yang gak jelas ini, sampai jumpa di postingan selanjut nya, dan jangan lupa koment nya ya...



 

Selasa, 19 Februari 2013

(Review) Legend (Los Angeles 2130) by Marie Lu.




- Judul: Legend (Los Angeles 2130).
- Seri: Legend.
- Seri ke: 1 (Satu).
- Sekuel: Prodigy.
- Pengarang: Marie Lu.
- Bahasa: Indonesia.
- Penerjemah: Lelita Primadani.
- Penerbit: Penerbit Mizan (Mizan Fantasi).
- Tebal: 382 Halaman.
- ISBN: 978-979-433-724-0.


- Sinopsis:

  Tahun 2130. Amerika Serikat telah terbagi menjadi dua wilayah: Republik di Barat dan Koloni di Timur. Keduanya menghadapi perang saudara yang tak ada habisnya. Seakan itu belum cukup, rakyat Republik di rumah-rumah kumuh harus menghadapi wabah penyakit dan konflik kesenjangan sosial.

Day, warga miskin Republik, mempunyai puluhan catatan kriminal dan tak punya rekaman sidik jari maupun potret diri. Selama lima tahun, pemuda itu menjadi buronan paling dicari, terlebih setelah dia dituduh membunuh Metias, salah satu tentara militer Republik.

June, adik perempuan Metias dari ranah elite dan calon prajurit militer, bersumpah untuk memburu Day demi membalas dendam atas kematian kakaknya, sekaligus mengabdi pada Republik. Namun, kenyataan berkata lain saat June dan Day saling jatuh cinta. Bagaimana hubungan keduanya berlanjut? Dan apakah yang akan dilakukan June untuk menghadapi intrik dengan Day serta negaranya?.


- Review:

 akhir-akhir ini kayak nya bacaan ku genre nya Dystopia mulu ya... apa gara-gara aku ikut-ikutan terseret sama musim, karna sekarang kayak nya di indonesia lagi musim Dystopia semenjak Hunger Games keluar, para penerbit indonesia lagi gencar-gencar nya ngeluarin novel yang bertema kan masa depan yang suram seperti yang terdapat di novel ini. Day adalah buronan paling di cari di Los Angeles pada tahun 2130 *wuiw... masih seabad lagi* dia di kenal karna sering merampok uang, merusak fasilitas tempur Republik, dan terakhir... dianggap sebagai pembunh seorang kapten bernama Metias Iparis. Benarkah... bukan nya selama ini Day bahkan tak pernah melukai korban-korban nya, paling-paling mereka cuman di buat pingsan, tapi ini kenapa? apa Day tidak sengaja atau memang bukan dia pelaku nya.

di lain pihak, ada June Iparis, adik dari Metias, yang sangat bernafsu untuk memburu Day yang dia anggap sebagai pembunuh yang telah membunh kakak nya yang tercinta. dia berkelana kesana-kemari untuk mencari Day, bahkan menyamar sebagai gelandangan untuk mencari info tentang Day. di jalanan dia bertemu dua orang remaja yang menolong nya dari kejaran orang-orang yang marah. June terpesona pada sang pria, tapi ternyata pria itu adalah...

novel ini memakai dua PoV (sudut pandang) yaitu sudut pandang Day *tentu nya*, dan sudut pandang June. banyak yang bilang kalau sudut pandang nya kurang berbeda karna June dianggap gak begitu feminine. ya iya lah, tentara mana ada sih yang gak tomboy, apalagi untuk ukuran orang yang bisa matahin tangan orang dengan mudahnya. kalau aku sih bodo amat, aku cukup enjoy dengan dua PoV ini, apalagi dua pov nya di tulis dengan dua jenis huruf yang berbeda, jadi gak sulit-sulit amat lah ngebedain ini pov siapa- itu pov siapa. cerita nya juga ngalir, jadi menurutku gak ada yang ngeganggu.  

akhir dari buku ini juga gak begitu menggantung, Marie Lu membuat buku ini berakhir ditempat yang tepat. kisah cinta nya juga keren, walaupun gak nyangka ternyata Thomas itu tipe orang yang menyeringai girang waktu ngelukain orang, tapi mana ada ya antagonis yang gak gini, hahaha... aku juga kurang ngerti masalah virus memirus yang terdapat di dalam novel ini, yah semoga nanti aku ngerti pas baca sekuelnya. bertambah satu lagi seri yang harus ku koleksi sampai lengkap, aku nunggu banget lajutan novel Legend ini yang berjudul Prodigy. entah kapan mizan akan nerbitin seri ke dua dari novel ini, yah... kita tunggu saja. 
  

Sabtu, 09 Februari 2013

(Review) Delirium by Lauren Oliver.



- Judul: Delirium.
- Seri ke: 1 (satu).
- Pengarang: Lauren Oliver.
- Penerjemah: Vici Alfanani Purnomo.
- Penyunting: Prisca Primasari.
- Penerbit: Mizan (Mizan Fantasi).
- Bahasa: Indonesia.
- Tebal: 518 halaman.
- Genre: Dystopia.
- ISBN: 978-979-433-646-5.
- Penhargaan: Kirkus Reviews Best Teen Books of the Year.

Sinopsis:

  Dunia yang dihuni Lena Haloway adalah dunia tanpa cinta.

Cinta adalah sebuah dosa besar.

Sastra dan puisi masuk dalam “Kompilasi Lengkap Kata-Kata dan Ide-Ide Berbahaya.”

Penikmat musik dijebloskan ke penjara.

Tertawa bahagia dianggap melanggar aturan.

Suami-istri, ibu-anak, kakak-adik, hanya sebuah ikatan tanpa kasih sayang.

Binatang. Orang yang jatuh cinta dianggap binatang.

Lena pun demikian, ketika dia jatuh cinta kepada Alex Sheates.

Mereka hidup dalam rasa takut hebat, dan hanya menunggu waktu hingga mereka menanggung hukuman.



Review:

   Tak terbayangkan kalau aku harus hidup tanpa Tawa, Musik, Cinta, dan Buku, yang ke empat-empat nya merupakan bagian dari diriku, bisa dibilang juga jiwa ku. hampir disetiap aku berbicara aku selalu tertawa *bukan berarti aku gila ya*. dan aku selalu ngedengerin musik di motor dan sering nyanyi-nyanyi sendiri juga *udah aku bilang aku gak gila*. dan aku cinta dan sayang sama keluarga ku dan juga cinta sama tumpukan novelku yang cantik XD*peluuk*. semuanya adalah anugrah dari tuhan yang seharusnya kita syukuri. tapi tidak,semua itu tidak ada di dunia yang dihuni oleh Lena Haloway. jangankan mensyukuri, mereka malah membunuh persaan mereka, hanya karena mereka mengira dengan membunuh perasaan, takkan ada pernah ada yang namanya peperangan. Benarkah mereka? aku tidak tau, dan aku tidak mau tau. cinta adalah satu-satunya alasan mengapa kita sampai saat ini masih bisa hidup, berjalan, bernafas, dan melihat, semuanya karena tuhan sayang sama kita. tapi untunglah ini gak akan pernah terjadi sama kita, dan semua ini hanya terjadi di dunia nya Lena, ha.. XD *tertawa diatas penderitaan orang lain*

konon, dimasa depan, masa yang dihuni oleh Lena, cinta adalah sesuatu yang dilarang dan dianggap sebagai virus yang mematikan, karena itulah ketika seseorang telah menginjak usia 18 tahun, maka dia harus di vaksin agar tak menderita penyakit Amor Deliria Nervosa, atau yang lebih kita kenal sebagai cinta.  setelah di vaksin, mereka akan dijodohkan dengan seseorang yang telah dipilih oleh dewan penguji untuk nanti dinikah kan dengan mereka.
 "mereka bahkan lebih memilih mencongkel mata mereka atau mencoba menancpkan tubuh mereka ke pagar berduri diluar Laboratorium, daripada hidup tanpa cinta." hal: 10. 
"aku tak suka memikrkan bahwa sekarang aku masih berjalan dengan penyakit yang mengalir dalam darahku. sumpah, kadang aku benar-benar merasakannya menggeliat dalam pembuluh darahku seperti sesuatu yang busuk, seperti susu basi, membuatku merasa kotor. mengingatkanku pada anak-anak yang memuntahkan amarah mereka, mengingatkanku pada sebuah pemberontakan, pada gadis-gadis yang terjangkit dan menggarukan kuku-kuku mereka dijalan, lalu mencabik-cabik rambut mereka sendiri dengan air liur menetes-netes dari mulut mereka" hal: 8.

ternyata orang yang menderita Deliria dimasa depan sangat mengerikan ya!. ini baru namanya "Gila karna Cinta" secara Harfiah.

Lena selalu mengira bahwa dirinya akan jauh lebih Bahagia ketika ia sudah disembuhkan, tetapi sekarang tidak lagi, terutama setelah seseorang bernama Alex masuk kedalam kehidupannya. laki-laki yang awalnya Lena fikir aman untuk di dekati, ternyata sama sekali tidak aman untuknya. gara-gara Alex, persepsi Lena tentang kebahagiaan berubah. dia tidak lagi merasa dunia yang ia kenal itu bisa membuatnya bahagia, dia tidak lagi merasa bahwa di sembuhkan akan menghindarkan dirinya dari bahaya, dan dia tidak lagi merasa bahwa cinta itu mematikan. benar, kini Lena telah Positif menderita Amor Deliria Nervosa, seperti kakak nya dulu, dan juga seperti ibunya.

well... ceritanya keren, walaupun rada bikin ngantuk di awal, tapi semua berubah begitu adegan tangkap-tangkapannya di mulai. "nah, fikirku, ini baru keren". ternyata para Regulator nya sangar-sangar ya... kalo gak salah katanya obsesi akan menghilang setelah disembuhkan, tapi ini... para Regulator nya bertampang pembunuh gitu, sebenernya Regulatornya udah disembuhin apa belum sih *garuk-garuk pala*.

kesan tentang betapa terlarangnya cinta tersampaikan dengan baik di buku ini, terasa sekali bahwa semua orang yang telah di sembuhkan sangat memandang rendah orang-orang yang dianggap Simpatisan (orang-orang yang dicurigai melanggar), bahkan tak segan untuk meneror mereka. sedikit saran waktu membaca buku ini, kalau kalian merasa bosan waktu membaca bagian awal buku ini, aku saranin kalian baca minimal sampai halaman 160-an keatas, dijamin nafsu baca kalian langsung meningkat, karna baru di situlah konflik nya dimulai. banyak fakta mengejutkan tentang kehidupan Lena yang justru baru terungkap di akhir cerita, setelah baca sampai habis, aku jadi tau kenapa banyak yang ngasih rating tinggi buat buku ini, ternyata... jadi gak sabar banget buat nungguin lanjutannya yang berjudul Pandemonium buat diterjemahin sama Mizan.