Rabu, 26 Juni 2013

(Review) Fablehaven #3: Grip Of The Shadow Plague by Brandon Mull



- Judul: Grip of the Shadow Plague (Cengkraman Wabah Bayangan).
- Seri: Fablehaven.
- Seri Ke: 3 (Tiga).
- Pengarang: Brandon Mull.
- Bahasa: Indonesia (terjemahan).
- Penerjemah: Reni Indardini.
- Penerbit: NouraBooks (Mizan F).
- Tebal: 622
- ISBN: 978-979-433-648-9


- Sinopsis:

 Sekelompok peri melesat cepat. Sayap mereka tidak berkilat saat diterpa sinar matahari. Walaupun langit cerah dan matahari terik, lusinan peri itu diselubungi bayangan. Alih-alih cahaya, peri-peri menyeramkan ini memancarkan kegelapan. Mereka lalu meluncurkan sihir ke barisan semak mawar, mengubah daun hijau menjadi cokelat dan kelopak cerah menjadi hitam.

Seth dan Kendra merasakan ada sesuatu yang janggal dengan makhluk-makhluk ajaib di Fablehaven. Semua makhluk itu terlihat agresif dan ingin menyakiti satu sama lain. Ternyata ada wabah yang menyebar ke seluruh suaka, membuat semua makhluk itu terlihat seperti zombie yang haus peperangan. Seth dan Kendra pun berusaha mencari cara untuk bisa mengembalikan kondisi para makhluk ajaib tersebut. Untuk itu mereka harus menemukan artefak yang dapat membawa mereka kembali ke waktu sebelum wabah itu tersebar. Namun, itu tidaklah mudah. Mereka bahkan harus melewati naga perak penjaga gua tempat artefak tersebut disembunyikan. Kini Kendra dan Seth harus segera melewati semua rintangan dan mendapatkan artefak sebelum Wabah Bayangan menghilangkan semua cahaya di Fablehaven.





- Review:


Aku sebenarnya sudah pernah baca buku ini, tapi jadi kepengen baca lagi begitu sudah beli sendiri *yang dulu kan cuman minjem punya temen. Emang deh, seri  Fablehaven ini kalo gak punya sendiri rasanya kurang afdol banget. Soalnya ceritanya kereen banget, dan memiliki alur cerita yang susah di tebak. Dulu waktu pertama kali baca buku ini, rasanya tegang banget, sampai novelnya susah banget di lepasin dari tangan, saking serunya. Dan setelah baca ulang, tetep aja seru. Cerita di buku ke tiga Fablehaven ini masih menceritakan dua kakak-beradik Kendra dan Seth Sorenson yang sedang berlibur di suaka berisikan makhluk-makhluk magis bernama Fablehaven yang di pelihara oleh kakek mereka.


 Nampaknya Fablehaven selalu berada dalam ambang kehancuran setiap kali Kendra dan Seth datang kesana. Bukannya aku bermaksud untuk menuduh mereka lah penyebab semua bencana itu bermula. Tetapi karena menurutku seseorang yang punya kemampuan istimewa memang seharusnya muncul ketika sebuah bahaya datang. Kendra dan Seth bukanlah anak-anak biasa, mereka mempunyai beragam kecakapan, berkat petualangan mereka sebelumnya *yang sudah pasti mengancam keselamatan mereka semua*. Dua kakak-beradik ini memang unik, Kendra yang pintar dan selalu berhati-hati memang sangat berlawanan dengan adiknya Seth yang hobi berpetualang dan cenderung ceroboh. Berulang kali sebuah bencana bermula ketika Seth dan rasa penasarannya itu menuntunnya kepada sebuah bahaya besar, tapi kali ini Seth lumayan berjasa, kalau saja dirinya tak mengunjungi teman-teman Satyr nya di hutan, maka wabah ini takkan cepat diketahui. Tapi walaupun Seth lumayan berjasa, tetap saja dia selalu disalahkan. Apalagi alasan dia mengunjungi para Satyr adalah untuk bertransaksi jual-beli baterai, dan transaksi itu sangat dibenci oleh kakeknya Seth yang merupakan penjaga Fablehaven.

Sementara masalah wabah menyerang Fablehaven, Kendra pun dilantik menjadi seorang kesatria fajar (kumpulan orang-orang yang memerangi perhimpunan bintang malam) karna kemampuan istimewa nya yang sangat langka itu. Dan dia dikirim ke sebuah suaka rahasia yang sama seperti Fablehaven. Di buku ini, Kendra dan Seth menjalani petualangan secara terpisah *walaupun akhirnya mereka nanti kembali bersama-sama dalam memecahkan masalah krisis wabah itu*, dan mereka menceritakan kisah mereka secara bergantian. Jujur, aku lebih suka petualangan di Fablehaven versi Seth. Karna menurutku keadaan di Fablehaven lebih menegangkan. Tapi bukan berarti petualangan Kendra tidak seru sih, hanya saja aku memang lebih suka setting di Fablehaven.

Dibuku Fablehaven yang sebelumnya, sebagian rahasia tentang penjara Zzyzx mulai terbongkar, dan begitu juga tentang kunci-kunci penjara yang berupa lima artefak berkekuatan magis, yang tersebar di lima suaka rahasia di dunia. setelah menemukan sebuah artefak di Fablehaven, artefak tersebut direbut diamankan oleh seorang sekutu kuat *kalau kalian sudah baca seri ini, pasti kalian tau siapa yang kumaksud* dan di bawa pergi dari Fablehaven. Dan kini, Kendra serta Warren dikirim kesebuah misi untuk merebut artefak lain yang terdapat di suaka yang mereka datangi itu. Tapi banyak kejanggalan terjadi di suaka tersebut, dan akhir pencarian mereka ternyata berakhir dengan hasil tak terduga.

Ada beberapa tokoh baru yang muncul di buku ini, dan memberikan sedikit warna di petualangan dan *ahem!* percintaan mereka. Yah… walaupun aku rada kurang srek sama tuh orang, karena…. Yah, kalau kalian penasaran baca aja buku ini *ntar kalo dijelasin malah spoiler lagi., dijamin kalian gak bakalan nyesel deh, dan bikin kalian tenggelam dalam aksi petualangan kakak-beradik paling kece ini :D.

Jumat, 31 Mei 2013

(Review) Heroes of Olympus #1: The Lost Hero by Rick Riordan.



- Judul : The Lost Hero.
- Seri : The Heroes of Olympus.
- Seri Ke: 1 (Satu).
- Pengarang : Rick Riordan.
- Bahasa: Indonesia.
- Penerjemah: Reni Indardini.
- Penerbit : Noura Books (Mizan F). 
- Tebal: 600 Hlmn.
- ISBN: 9789794336533.

- Sinopsis: 

“Tujuh Demigod akan menjawab panggilan.

Karena badai atau api dunia akan terjungkal—”


Tiga Demigod baru bergabung di perkemahan Blasteran.

Jason yang tidak bisa mengingat jati dirinya, Piper yang penuh misteri, dan Leo dengan kemampuan mekaniknya yang luar biasa.

Bersama-sama, ketiganya mengemban sebuah misi penyelamatan.

Misi yang juga akan mengungkap sebuah rahasia besar mereka di masa lalu.

Bergabunglah dengan para Demigod dari Perkemahan Blasteran dan nikmati petualangan serunya!!


- Review:

Setelah peperangan melawan para Titan usai, dengan membawa kemenangan kepihak Olympus. Dan akhir nya bisa membuat para penghuni Camp Half-Blood pun dapat bernafas dengan lega dan bisa meluruskan kaki mereka (Eh,bukan berarti kaki mereka bengkok lho!) Dan bersantai - santai, tapi apa benar begitu...

Tampak nya keberuntungan para Demigod (anak para dewa) memang selalu tak bertahan lama. Kini ramalan besar yang di semburkan oleh Rachel, sang Oracle,mulai mewujud. Di mulai dari ditutup nya Olympus untuk para Demigod. Hilang nya Percy Jackson,sang pahlawan yang telah mengalahkan Titan Kronos di seri Percy Jackson and The Olympians. Dan muncul nya seorang cowok pirang yang kehilang ingatan nya. Jason, si cowok pirang ini bingung,kenapa dirinya tiba-tiba terbangun didalam sebuah bus darmawisata dan digandeng oleh seorang cewek yang mengaku sebagai pacar nya Jason, dan seorang cowok yang mengaku sebagai sahabatnya. Mau tak mau Jason pun menerima keterangan mereka, walaupun agak sulit untuk menganggap Piper yang cantik itu sebagai pacar nya,dan Leo yang rada gokil itu sebagai sahabat nya, apalagi ketika dirinya sendiri bahkan tak tau siapa sebenarnya dirinya ini.

Belum lagi masalah sebelum nya selesai Jason cerna, masalah baru pun datang, dan tak tanggung2 masalah yang datang itu berupa monster yang sangat ingin mencelakai Jason, Piper, dan Leo. Kenapa!, tentu saja karna mereka bertiga adalah seorang Demigod. Mereka pun berusaha melawan roh angin yang menyerang mereka

itu,ketika Roh badai berusaha menculik Jason,namun gagal,dan sebagai ganti nya si Roh badai itu pun menculik pak pelatih Hedge yang sebenar nya adalah Satyr (manusia setengah kambing) pelindung mereka. Setelah penyerang mereka pergi membawa pelatih galak mereka, mereka bertiga pun di jemput oleh dua orang Demigod senior yg dikatakan pak pelatih Hedge sebagai tim penjemput mereka. Dan tahu kah kalian
siapa salah satu Demigod yg bertugas ngejemput mereka, yap.. Annabeth Chase, salah satu tokoh utama diserial PJO.

Begitu Annabeth datang,bukan nya dibuat tenang setelah kejadian di serang monster barusan.Jason malah dituduh Annabeth menyembunyikan Percy,padahal diri nya saja tidak tau siapa dirinya sebelum terbangun dari bus,apalagi Percy Jackson yang di cari oleh Annabeth. Adakah hubungan nya antara hilang nya ingatan Jason dan hilang nya Percy Jackson dari Camp Half-Blood.

Novel pertama dari Seri The Heroes of Olympus yang berjudul The Lost Hero ini memang sangat - sangat
wajib dimiliki oleh kalian yang menggandrungi novel-novel bertema fiksi - fantasi, apalagi bagi kalian yang sangat menyukai seri Percy Jackson and The Olympian yang semua novel nya sudah diterjemahkanoleh penerbit Noura Books/Mizan F itu. Selain itu, perpaduan mitologi yunani dan romawi yang membuat cerita ini semakin keren,dan membuat kita tau bahwa sebenar nya para Dewa - Dewi mempunyai sifat yang lumayan bertolak belakang ketika mereka berada di aspek Yunani mereka dan di aspek Romawi mereka. Rasa nya lucu ketika tau para Dewa - Dewi memiliki kepribadian ganda seperti ini. Ditambah lagi dengan ada nya tiga Demigod baru,Jason yang keren,Piper yang cantik,dan Leo yang kocak. Dan mampu membuat mata dan tangan tak rela melepaskan buku ini sedetikpun, salah satu bacaan yang gak akan pernah ngebosenin,walau pun dibaca berulang kali.


seperti biasa, Rick Riordan selalu menyelipkan humor-humor khas miliknya yang gak jarang bikin aku ketawa-ketawa sendiri, salah satu nya ini:
Judulnya berwarna merah mencolok: Raja Sparta, dibawahnya, poster itu menampakkan tokoh utama pria foto tiga perempat badan seorang pria yang telanjang dada, berkulit sewarna perunggu, berotot kekar, dan berperut six pack. dia hanya mengenakan kilt perang yunani dan jubah ungu, dia membawa pedang ditangan. sekujur tubuh pria itu kelihatannya baru saja di lumuri minyak, rambut pendek hitam nya berkilau dan peluh menganak sungai di wajahnya yang garang, mata gelapnya yang sedih itu menghadap kamera seolah untuk mengatakan 'Akan kubunuh kaum pria kalian dan kuculik para wanitanya! Ha-ha!'. hal: 187.
 
Sumpah,setiap kali baca bagian ini aku gak bisa kalo gak nyengir-nyengir sendiri :D. dan masih banyak humor khas Rick Riordan yang bertebaran di novel ini. oh iya, buku ini juga merupakan hasil menang kuis dari Noura Books tahun 2012, aku seneng banget dulu waktu dapetin buku ini. karna kuis nya jujur, ribetnya minta ampun. mesti gini, mesti gitu. tapi thanks banget Noura XD.

Selasa, 21 Mei 2013

(Review) Call Me Miss J by Orizuka.






- Judul: Call Me Miss J.
- Pengarang: Orizuka.
- Penerbit: Teen Noura.
- Editor: Jason Abdul.
- Tebal: 332 halaman.
- ISBN: 978-602-781-612-1.



- Sinopsis:
 
Tujuh alasan kenapa aku benci dipanggil Miss J:



7. Nama itu semacam pengingat kalau aku punya masalah penampilan.

6. Nama itu dikasih oleh orang yang paling kubenci sejagat raya.

5. Nama itu bikin aku ditertawakan seisi kantin.

4. Nama itu bikin aku terkenal (tidak dalam artian baik) dan jadi objek mading di sekolah.

3. Nama itu membuatku dihukum seminggu.

2. Nama itu bikin cowok yang kusukai bilang aku perlu berubah.

1. Praktisnya, nama itu bikin MALU.



Bisa bayangkan penderitaanku? Aku kan sudah kelas sebelas!

Bagaimana aku bisa memulai romansa SMA-ku kalau terus menerus dipanggil Miss J?


- Review:

Lea sebenarnya adalah seorang gadis yang biasa-biasa saja, tapi karna memiliki jerawat yang begitu banyak diwajahnya, maka gelar Miss J pun diberikan kepadanya oleh ketua OSIS paling bar-bar sepanjang masa *oke, aku lebay*, yaitu Barbie the Barbarian (tentunya Barbie juga mendapat julukan dari Lea dan kawan-kawan). untung lah Lea mempunyai teman-teman seperti Alex, Vidi, dan Sabil yang sangat setia membelanya. dan telah menjadi sahabat dekat Lea semenjak mereka ber-empat dihukum berdiri di lapangan hanya gara-gara kaos kaki Sabil melorot sebelah waktu ospek. dan tebak siapa yang menghukum mereka ber-empat, ya tentu saja si Barbie itu juga.  itulah sebabnya mereka ber-empat sepakat untuk menjadikan Barbie berserta Klon-klon nya menjadi musuh mereka.

berbagai cara telah di lakukan oleh Lea dan sahabatnya itu. dari sekedar mencaci sampai siram-siraman. bukannya bikin mereka menang. mereka malah di hukum untuk membersihkan sekolahan mereka yang luas itu + menjaga kantin waktu jam istirahat. dan lagi-lagi itu karna si Barbie yang sangat pandai memutar balikkan fakta. hasilnya mereka semakin dendam terhadap Barbie. tapi tenang, Lea masih punya Dimas buat ngademin hatinya. Dimas adalah cowok tampan dari klub basket yang ditaksir oleh Lea sejak dulu, walaupun dia adalah adik kelas Lea, tapi kalau udah suka, perbedaan umur pun tak jadi masalah. begitu fikir Lea, tapi jerawatnya selalu menjadi penghalang dalam kehidupannya maupun dalam masalah percintaannya.

selama mereka dihukum, mereka tak sempat lagi memikirkan cara balas dendam untuk membalas Barbie. ketika Lea sedang dalam masalah, Lea suka perhi ke pinggir lapangan bola, dan bertemu seorang cowok yang suka tiduran disana. meskipun si cowok gak suka dan merasa sangat terganggu dengan kehadiran Lea, tapi Lea tetep aja datang ke tempat persembunyian cowok itu buat nenangin diri. dari cowok ini lah Lea mendapatkan cara untuk mengalahkan Barbie, dan sekaligus meruntuhkan kerajaan yang di bangun oleh Barbie di sekolahan ini semenjak dia menjadi ketua osis dua tahun berturut-turut.

kira-kira siapakah yang akan menang dalam duel ini, mampukah Lea beserta teman-teman nya mengalahkan  Barbie beserta klon-klon nya yang nampak serupa itu. dan bagaimana juga kah kisah percintaan Lea, akankah dia bersama cowok idaman nya, Dimas. atau dia akan bersama si cowok lapangan itu. kalau penasaran baca aja novel ini.


"Saya bukan siapa-siapa yang punya bakat, saya juga bukan siapa-siapa yang punya rambut untuk disibak. kesimpulannya saya bukan siapa-siapa. kenapa saya nekat ikut pemilihan?  saya cuma mau mematahkan pendapat bahwa ketua OSIS harus orang penting, harus orang yang punya kelebihan. saya rasa bukan itu inti pemilihan, iya, kan? selama orang itu punya keinginan kuat untuk merubah sekolah kearah yang lebih baik, kenapa gak"
Lea sangat keren pas orasi, sungguh calon ketua OSIS idaman. memang seharusnya seperti inilah sosok ketua Osis, kuat, adil dan berani, dua jempol buat Lea.
Orizuka adalah pengarang best-seller indonesia. gak heran memang, karna novel-novel karangan Orizuka memang bagus-bagus dan mampu mengaduk-aduk perasaan pembacanya. dan Orizuka juga termasuk penulis yang aktif. diusia nya yang baru berkepala dua, Orizuka telah melahirkan 19 buah novel, dan beberapa diantara karya terdahulunya yang sudah tak dapat lagi di cari dipasaran bahkan sudah mulai kembali di cetak ulang, dan salah satunya adalah novel ini.




Call Me Miss J sebenarnya adalah novel Orizuka yang ke-4 yang diterbitkan tahun 2006, dan dulu hanya berjudul  Miss J. dan setelah berpindah penerbit karna penerbit terdahulu nya sudah almarhum *alias tutup. maka Miss J pun lahir kembali dengan nama baru yaitu Call Me Miss J. sebenarnya tak ada perubahan berarti antara Miss J dan Call Me Miss J, hanya mungkin nama-nama artis yang terdapat di buku ini saja yang mendapat peremajaan *atau diperbaharui. karna beberapa nama artis yang dulu terdapat di Miss J mungkin sudah gak in lagi sekarang. dan beberapa istilah yang mungkin gak berlaku lagi sekarang. sungguh gak sia-sia novel ini kembali diterbitkan dan di perbaharui, karna memang novel ini sangat bagus dan pesan-pesan yang terdapat di dalam nya pun nyampe dengan baik. dan novel ini sangat pantas untuk dijadikan koleksi, apalagi kalau kamu adalah penggemar novel-novel karangan Orizuka.

Senin, 13 Mei 2013

(Review) Fablehaven #2: Rise Of The Evening Star by Brandon Mull.



- Judul:  Rise Of The Evening Star (Bangkitnya Bintang Malam).
- Seri: Fablehaven.
- Seri Ke: 2 (Dua).
- Pengarang: Brandon Mull.
- Bahasa: Indonesia.
- Penerjemah: Reni Indardini.
- Penerbit: NouraBooks (Mizan Fantasi).
- Tebal: 586 halaman.
- ISBN: 978-977-433-629-8.


- Sinopsis:


Kendra heran karena tak satu pun murid pun yang tampak jijik melihat penampilan Casey, murid baru itu. bahkan teman-temannya mengatakan dia tampan! tiba-tiba kebenaran menjadi jelas. Casey pasti sejenis goblin. namun, hanya Kendra yang melihat wujud aslinya.

Sejak petualangan seru di Fablehaven  setahun lalu, baru kali ini Kendra dan Seth merasakan keanehan-keanehan, kecurigaan mereka benar!  ternyata, bahaya besar mengancam suaka magis itu.  perhimpunan bintang malam mengincar artefak berkekuatan istimewa yang ada di Fablehaven. demi mendapatkannya, mereka menculik Grandpa Sorenson. kakak-beradik itu pun harus menyelamatkan kakek mereka dan menemukan artefak itu terlebih dulu. dengan bantuan Vanessa, si ahli Makhluk Magis, Kendra dan Seth memulai petualangan baru untuk menyelamatkan Fablehaven.


- Review:

Kendra mendapatkan teman sekelas baru berupa seorang cowok gundul paling buruk rupa yang pernah Kendra lihat seumur hidupnya. semenjak insiden di cium ratusan peri setahun yang lalu. kini Kendra bisa melihat makhluk magis tanpa bantuan susu lagi, dan itu menjelaskan, kenapa hanya Kendra yang merasa jijik ketika melihat si murid baru itu. ternyata teman barunya itu adalah sejenis makhluk yang biasanya Kendra lihat di Fablehaven (suaka magis yang dipelihara oleh kakek dan nenek Kendra.). untunglah Kendra dan Seth berhasil menyingkirkan makhluk itu berkat bantuan seseorang yang misterius. dan dari sana juga lah bencana dimulai...

Kendra dan Seth harus kembali datang ke Fablehaven demi keselamatan mereka. karena hanya di Fablehaven lah mereka bisa aman dari ancaman musuh yang datang dari luar. benarkah? ternyata tidak. bahaya malah semakin menjadi-jadi saja ketika mereka berhasil datang ke Fablehaven.

"ketidaktahuan bukan lagi perlindungan"
ketidaktahuan Kendra dan Seth tidak bisa lagi membuat mereka terlindungi, karena mereka sudah terlanjur mengetahui sebagian besar rahasia tentang suaka berisikan makhluk-makhluk magis itu. dan karena sebab itulah, Kakek Nenek mereka akhirnya menceritakan seluruh kisah tentang kondisi kritis yang sedang dihadapi oleh Fablehaven kepada mereka berdua, tentang perhimpunan Bintang Malam yang berencana mencuri artefak yang terdapat di Fablehaven, maupun artefak yang tersembunyi di suaka rahasia lainnya. demi mencari artefak itu, Fablehaven pun kedatangan tiga tamu baru, Vanessa, Tanu dan Coulter. dari mereka bertiga juga lah Kendra dan Seth mendapatkan beberapa pelajaran penting tentang ramuan, makhluk magis dan benda magis. ketika mereka semua mencari artefak itu, musuh dalam selimutpun menampakkan diri. dan bersama sekutunya, mereka berusaha untuk mencuri artefak itu, dan menyerahkannya kepada perhimpunan bintang malam. kira-kira siapakah pengkhianat itu! apakah itu Vanessa, Tanu atau Coulter, kalau penasaran. baca aja sendiri :D.


seri Fablehaven ini adalah salah satu seri Fantasi terbaik yang pernah aku baca. selain Percy Jackson, seri ini lah yang berhasil memikat hatiku dan menjadi favoritku. walaupun dulu sering ragu karena covernya, yang jujur gak ngundang sama sekali. kenapa coba ada gambar patung kucing di covernya, kan gak ada hubungannya ama ceritanya. begitu anggapan ku dulu waktu awal-awal baca ini. dan kenapa bukan patung kodok seperti yang ada di cover ver aslinya yang super kece itu. ternyata eh ternyata, setelah baca ulang lagi dan tamat lagi baru deh ngeh kalo patung kucing itu ternyata itu toh... *gak boleh spoilerkan :p. ternyata covernya gak melenceng dari ceritanya :D *syukurlah.

dulu aku sempet sangsi sama seri ini, beneran nih ini seru? beneran nih ini rame?. eh ternyata malah bikin nagih XD. pokoknya gak bakalan nyesel deh kalo kalian kenal sama seri ini. ceritanya penuh dengan ketegangan, petualangan seru dengan jalur cerita yang sulit untuk ditebak endingnya gimana. sayang seri ini gak begitu dikenal T,T padahalkan seru banget. yah... walaupun kisah percintaannya hampir gak ada *yaiyalah fa, masa anak kecil disuruh cinta-cintaan sih -_-;. sangat dia anjurkan untuk kalian yang mencintai fantasi, bacalah seri ini, dan hidup kalian akan lebih sempurna lagi.

suka heran, kenapa setiap fantasi yang keren *maupun yang gak keren. selalu disangkut-pautkan  dengan Harry Potter. padahal jelas-jelas Fablehaven dan Harpot beda jalur. walaupun sama-sama punya makhluk magis. tapi sangat jelas kalo alur ceritanya beda. mungkin karna harpot ngetop banget kali ya... yah mau gimana lagi, semenjak harpot dan LOTR. genre fantasi kian menjamur saja di pasaran, bahkan di indonesia. penggemar fantasi semakin bertambah saja setiap harinya. karna novel fantasi sekarang begitu mendominasi di toko-toko buku indonesia. yah... sekian dulu cuap-cuap *gak penting* ku tentang novel ini. sampai jumpa lagi di postingan berikutnya :D.

Kamis, 09 Mei 2013

(Review) Bartimaeus: The Amulet of Samarkand by Jonathan Stroud.


- Judul: The Amulet of Samarkand.
- Seri: Bartimaeus Trilogy.
- Seri ke: 1 (Satu).
- Pengarang: Jonathan Stroud.
- Bahasa: Indonesia.
- Penerjemah: Poppy Damayanti Chusfani.
- Penerbit: Gramedia Pustaka Utama.
- Tebal: 512 Halaman.
- ISBN: 979-222-641-9.

- Sinopsis:

Nathaniel, si penyihir muda, diam-diam memanggil jin berusia 5000 tahun bernama Bartimaeus. Tugas untuk Bartimaeus tidak gampang ~~ ia harus mencuri Amulet Samarkand yang berkekuatan dahsyat dari Simon Lovelace, master penyihir yang kejam dan ambisius.

Bartimaeus dan Nathaniel pun terlibat dalam intrik sihir yang penuh darah, pemberontakan, dan pembunuhan.

- Review: 

Nathaniel adalah seorang penyihir, ketika berusia 5 tahun, dia di jual serahkan oleh orangtua nya sendiri ke kementrian untuk nantinya di didik oleh seorang penyihir dewasa. entah beruntung atau tidak, yang terpilih menjadi Master nya (penyihir yang akan membimbingnya) adalah Mr. Arthur Underwood *jujur, nama Underwood selalu ku kaitkan dengan nama orang yang baik2. tapi berkat Mr. Arthur semuanya jadi ancur*. Mr. Underwood yang pada dasarnya memang tidak terlalu menginginkan murid, ketika mendapatkan Nathaniel sebagai muridnya, dia tak terlalu tertarik pada anak itu, alih-alih sayang. untunglah Mrs. Underwood (istri Arthur) sangat menyayangi Nathaniel, dan itu membuat dunia Nathaniel terasa lebih menyenangkan.

pada dasarnya Nathaniel memang anak yang pintar, dan dia tipe yang cepat belajar. tapi berkat sebuah insiden yang cukup memalukan buat Nathaniel. Nathaniel menjadi berubah drastis, dia tidak lagi menghormati Mr. Underwood. dan Nathaniel menjadi sangat terobsesi dengan belajar dan terus belajar, agar suatu hari dia bisa membalaskan dendam nya kepada orang itu.

Nathaniel nekat memanggil Demon yang seharusnya belum pantas dia panggil, karna dia belum cukup umur waktu itu. tapi meski belum cukup umur, Nathaniel berhasil memanggil jin berusia 5000 tahun, bernama Bartimaeus. ketika berhasil memanggil jin yang dia inginkan, Nathaniel langsung menyuruh sang jin untuk mencuri sebuah benda yang amat kuat. Bartimaeus pun sempat kewalahan, walaupun dia adalah jin yang paling pandai dalam masalah kabur dari musuh. setelah berhasil mencuri benda itu, bukannya memakainya, Nathaniel malah menyuruh Barti untuk menyembunyikannya. Nathaniel saat itu mungkin tidak mengira bahwa balas dendam nya ini akan berubah menjadi petaka di kemudian hari. dan membuatnya berada dalam bahaya besar. dan selain berurusan dengan musuh bebuyutannya, Nathaniel juga mengalami masalah dengan para Resistance yang tujuannya belum begitu terungkap di buku satu ini.

setelah berturut-turut baca Dystopia, akhirnya aku baca genre yang lain juga ya :D. kali ini buku tentang sihir-sihiran, tapi bukan sihir pake tongkat, tapi sihir pake jin. dan jin nya yang suka nyombongin dirinya sendiri *dan hobi bikin joke di footnote XD.*. menurutku Nathaniel ini adalah anak yang terlalu terobsesi buat balas dendam, padahal dia baru ber-usia 12 tahun lho! *hadeh... ntar cepet tua lho Niel. *sok akrab Mode On*. dia itu terlalu tergesa-gesa, gak sabaran dan gegabah. susah banget buat aku, untuk simpati sama anak ini. aku malah lebih kasian sama Barti ketimbang sama Nathaniel. tapi kalo Nathaniel gak gini sifatnya, cerita nya gak bakalan ada dong. jadi yah... ku maklumi sajalah, tapi emang sih, kalo anak kecil udah dendam itu, susah banget ngilanginnya.

sebenarnya udah dari bulan kemaren aku nyelesein baca buku ini, tapi baru sekarang review nya kebikin, hehe :p *ketahuan malesnya. buku ini kubaca waktu mood baca ku gak begitu baik, jadi aku gak begitu menganggap buku ini keren banget *di timpukin sama penggemarnya Barti. tapi udah ada rencana sih buat baca ulang lagi nanti, begitu mood baca ku membaik. semoga aja aku lebih paham sama ceritanya, dan mungkin aja seri ini bakalan jadi favoritku setelah aku baca ulang lagi.


Jumat, 05 April 2013

Banjarbaru Book Fair 2013


wohoo... akhirnya ada juga book fair di kal-sel, waktu tau ada book fair yang akan di gelar di kal-sel, tepatnya di Banjarbaru, ya allah, aku seneng nya bukan main. gimana nggak, selama ini aku selalu ngiri berat sama orang-orang yang tinggal di pulau jawa karna di sana mereka mempunyai Book Fair yang hadir setiap 3/4 bulan sekali dan menyajikan buku-buku bagus dari berbagai penerbit, dan yang paling bikin ngiler itu ya diskon nya yang gak main-main gede nya. bagi penggila diskon kayak aku, itu adalah ujian yang sangat besar, tapi akhirnya tahun ini pun tiba dan disini lah dia berdiri dengan manis dan bertaburan diskon dimana-mana XD.


 Belum sempet beli apa-apa di stand Mizan, semoga hari terakhir nanti bisa beli disini, diskon nya lumayan gede,sayang uang ku terbatas.


paling sering mampir kesini, karna ada komik XD *maklumi aku yang cinta sama komik, dan berdompet gak tebel*
 buat yang mau dateng kesini, book fair nya masih di buka sampai tanggal 7 april ini, jadi ayo buruan mampir ke murjani, walaupun aku yakin buku-buku bagus nya udah berkurang banyak karna diskon nya lumayan ngegiur.  hah... sumpah, aku bahagia banget bisa berada disini. sayang dompet ku tak mengizinkan, jadi gak bisa borong-borong sepuas hati, aku janji tahun depan aku akan nabung lebih giat demi bisa beli buku yang lebih banyak dari yang aku beli tahun ini, amiiin....


PS: semoga tahun depan lantai nya gak kayak sekarang yang kriat-kriut kalo di injak, lumayan ganggu, aku jadi gak bisa lari-lari *emangnya kamu mau ngapain sih disini XD.

*foto buku-buku yang kubeli disini gak bisa ku post disini, karna temen aku ada yang minjem buku nya. mungkin di post yang lain akan aku tampilkan.

Selasa, 05 Maret 2013

(Review) Divergent by Veronica Roth







- Judul: Divergent.
- Seri Ke: 1 (Satu).
- Pengarang: Veronica Roth.
- Penerjemah:
- Penerbit: Mizan (Mizan Fantasi).
- Bahasa: Indonesia.
- Tebal: 543 Hal.
- Genre: Dystopia.
- ISBN: 979-433-697-1.
 



-Sinopsis:

Satu pilihan, menentukan apa yang harus kau percaya

Satu pilihan, memastikan siapa yang kau turuti, selamanya

Chicago, usai perang nuklir yang menghancurkan dunia. Pada usia 16, setiap orang harus mengambil pilihan yang akan menentukan seluruh jalan hidupnya.

Beatrice memilih meninggalkan Faksi Abnegation yang tanpa pamrih untuk bergabung dengan para pemberani di Faksi Dauntless. Meninggalkan orangtuanya, membuang namanya untuk hidup bersama faksi yang baru. Beatrice menjadi Tris, berharap menemukan jati dirinya bersama para Dauntless. Namun, Tris harus lulus inisiasi terlebih dulu agar bisa diterima. Tak ada jalan kembali. Tak lulus inisiasi berarti Tris akan bergabung dengan orang-orang yang terbuang. Hidup menggelandang.

Berhasilkah ia bertahan di komunitas yang kadang kebrutalan dianggap sama dengan keberanian?


-Review:

lagi, lagi dan lagi, genre dystopia yang yang aku baca. kenapa? yah... karna seru aja, dan kebetulan lagi ada bazar yang jual buku mizan dengan harga diskonan (walaupun cuman 15% sih :p). menegangkan dari awal sampai akhir, bener-bener tipe novel yang punya lem, rasanya nempel terus di tanganku. sekali udah mulai baca, rasanya gak kepengen lepasin kalo gak di selesein sampe tuntas. 
semua anak dari seluruh Faksi yang akan memasuki usia 16 tahun akan memilih, di Faksi mana kah mereka nanti akan tinggal. hanya ada dua pilihan, yaitu tetap berada di Faksi asal mereka, atau pindah ke Faksi lain. nah, untuk membantu mereka memilih, maka dilakukan lah sebuah tes, untuk menguji sebenarnya mereka lebih pas untuk berada dimana.

Beatrice Prior, seorang gadis asal Abnegation, yang selama ini hidup dalam keluarga yang sederhana dan suka menolong orang lain. tetapi Beatrice merasa bahwa jiwa penolong yang di miliki ayah, ibu serta kakak nya tak menurun padanya, tak peduli sekuat apa iya berusaha, iya selalu merasa diri nya tak pantas di panggil sebagai Abnegation, karna dia memiliki sifat egois di dalam hati nya. dan tahun ini, beatrice pun harus memilih. dia pun menjalani tes ini, dan ada sesuatu yang salah terjadi pada hasil tes nya, alih-alih hanya memiliki satu Faksi untuk dipilih seperti kebanyakan orang lain nya. Beatrice malah memiliki tiga Faksi untuk dia pilih, yaitu Faksi  Abnegation, Dauntless, dan Erudite. dan karna memiliki hasil seperti itu, dia pun di sebut sebagai seorang Divergent. dan dia harus merahasiakan jati dirinya tersebut.
  "Mereka yang tidak menyukai peperangan, membentuk Amity. Mereka yang tidak menyukai ketidaktahuan, menjadi Erudite. Mereka yang tidak menyukai kepalsuan, membentuk Candor. Mereka yang tak menyukai pamrih dan egoisme, membentuk Abnegation. Dan, mereka yang membenci kepengecutan adalah para Dauntless."  hal 55.
Beatrice pun akhir nya memilih Faksi Dauntless, yang disebut-sebut sebagai Faksi yang berani, nekat dan sedikit rada gila juga, gimana gak gila coba, kerjaan nya para Dauntless itu lompat ke kereta yang sedang melaju mulu, kalo mau naik, lompat. kalo mau turun, ya lompat juga. di tempat baru nya Beatrice pun memiliki nama baru, yaitu Tris. menjadi seorang Dauntless ternyata tak mudah sama sekali. lagi-lagi mereka (para calon Dauntless) harus menghadapi sebuah tes untuk benar-benar menjadi anggota dari faksi Dauntless. mereka diharuskan bertarung, mulai dari bertarung fisik sampai mental. dan pada akhir nya, hanya sepuluh orang saja yang nanti nya akan diterima sebagai anggota.

di tes fisik, Tris gak begitu hebat. tapi begitu menjalani tes mental, yang berupa simulasi yang memang diciptakan untuk menimbulkan rasa takut terbesar kita. dan Tris adalah orang yang memiliki catatan waktu tercepat. dia dapat memanipulasi simulasi itu, mengakali nya. sehingga dia dapat mengatasi rasa takut yang terasa sangat nyata akibat dari simulasi tersebut. teman-teman nya pun heran, mengapa diri nya bisa begitu cepat dalam menghadapi tes tersebut. Tris tak bisa bilang kalau itu semua karna dia seorang Divergent, yang mampu memanipulasi fikiran nya sendiri hingga dia yakin kalau semua simulasi itu tidaklah nyata. sebenarnya Tris juga bingung dengan apa arti dari Divergent itu, karna tak seorang pun pernah memberi tahu nya apa Divergent itu. dan mengapa para petinggi negara ingin membunuh para Divergent ini. kalo mau tau lengkap nya, ya baca aja novel nya, hahaha...

menurutku sifat Tris itu gak ngejengkelin, berbeda sama si mrs K.E itu lho *you know lah siapa yang ku maksud* waktu Four, pacarnya Tris ini di cuci otak nya. si Tris gak ngejauhin si Four, malah dia berusaha ngebuat Four inget sama dia, berbeda sama si itu yang waktu pacar (pura2 nya) di cuci otak, eh dia malah ngejauh sejauh-jauh nya. aku merasa kasian sama Tris, dia terlalu banyak kehilangan, padahal ini baru buku pertama, gimana di buku dua dan ketiga nya nanti ya... rasanya beruntung, aku baru beli Divergent ini sekarang bukan nya dari dulu, soalnya kalo dari dulu bisa-bisa aku penasaran setengah mati sama lanjutan nya gimana. kalo sekarang, karna Insurgent udah terbit dan sudah aku miliki, jadi aku bisa langsung lanjutin baca nya, hahaha... hmm, selama ini aku gak pernah ya ngasih rating di novel-novel yang ku review disini, biasanya aku cuman ngasih rating di goodreads doang sih, nanti deh aku coba-coba bikinin gambar yang keren untuk rating nya. nah cukup segini dulu ocehan ku yang gak jelas ini, sampai jumpa di postingan selanjut nya, dan jangan lupa koment nya ya...