Rabu, 03 Juli 2013

(Review) Demigod Diaries by Rick Riordan.



- Judul: The Demigod Diaries.
- Pengarang: Rick Riordan.
- Bahasa: Indonesia (Terjemahan).
- Penerjemah: Reni Indardini.
- Penerbit: Noura Books (Mizan Fantasi)
- Tebal: 358 halaman.
- ISBN: 978-979-433-775-2


- Sinopsis:


Demigod Muda yang budiman,
Takdirmu menanti. Kini, setelah kau mengetahui siapa sejatinya orangtuamu, kau harus mempersiapkan diri untuk masa depan penuh rintangan—bertarung melawan monster, berpetualang ke penjuru dunia, serta menghadapi dewa-dewi Yunani dan Romawi yang temperamental. Sungguh, aku sama sekali tidak iri padamu.

Kuharap The Demigod Diaries ini bisa membantumu mempersiapkan diri untuk menyongsong petualanganmu sendiri. Seperti kata Annabeth, pengetahuan adalah senjata. Semoga berhasil, Pembaca Muda. Siapkan baju tempur dan senjatamu. Tetap waspada. Ingatlah, kau tak pernah sendirian!

Salam,

Rick Riordan
Kerani Senior



- Review:


  Salam Demigod :D *nyengir dulu.
kali ini aku akan membahas tentang salah satu kumcer karangan Rick Riordan dan putra nya, Haley Riordan. yang sangat-sangat keren ini yang berjudul Demigod Diaries. kenapa Diaries? karena buku ini memang berisikan diary/kisah tentang para Demigod yang sudah kita kenal melalui seri Percy Jackson dan Heroes of Olympus itu. diantaranya ada Luke Castellan *mantan penjahat kita yang ganteng :D*, Thalia Grace, Annabeth Chase, Percy Jackson *tentunya*, Leo Valdez, Jason Grace, Piper Mc Lean, dan satu Demigod yang kisahnya tak pernah terdengar di seri-seri sebelumnya.

kisah pertama berjudul Buku Harian Luke Castellan, disini Luke menceritakan salah satu petualangan awalnya bersama Thalia. sebelum mereka, Luke, Thalia dan Annabeth pergi ke Camp Half-Blood. siapa sangka pertemuan mereka dengan kambing ajaib ber-ambing 5 rasa itu, yang jujur sangat menggoda untuk di perah itu *ehem* akan berakhir dengan terkunci nya mereka di sebuah bangunan bobrok berisikan monster yang sangat ingin memakan mereka, dan bukan rahasia umum lagi sih kalo setiap monster pasti ingin melahap para Demigod. yang mengejutkan adalah pertemuan mereka dengan salah satu Demigod yang sudah tua, dan terjebak disana karna dikutuk oleh ayahnya sendiri, Dewa Apollo. hanya karna masalah yang sepele *menurut manusia, dan tidak bagi Dewa*.

dan  dicerita kedua ada pasangan favoritku, Percy dan Annabeth, yang berjudul Percy Jackson Dan Tongkat Hermes. sekilas tentang Hermes, Hermes adalah ayah dari Luke Castellan *kali aja kalian belum tau* dan karna Hermes adalah ayah Luke, maka Annabeth pun ikut membencinya seperti Luke. karna Hermes lah yang dianggap Annabeth telah menelantarkan Luke hingga akhirnya Luke menjadi jahat. begitu pula sebaliknya, Hermes juga membenci Annabeth karna dianggap tak mampu membuat Luke untuk kembali ke jalan yang benar, bingung! selamat datang di dunia Percy *nyontek*.  oke, kembali kecerita, hari itu adalah hari yang special buat hubungan Percy dan terutama Annabeth. karna hari itu adalah perayaan satu bulan masa pacaran mereka, horee... *tabur konpetty*. tapi tiba-tiba saja Hermes muncul dan mengacaukan kencan mereka dengan cara memberikan 'kabar baik' berupa misi bunuh diri untuk mencari raksasa yang telah mencuri tongkat milik Hermes. Hermes merasa malu, karna dirinya yang merupakan seorang Dewa Pencuri, malah kecurian. dari karna itu, Hermes meminta Percy untuk mencari tongkat itu secara diam-diam, dan jangan sampai diketahui oleh siapa pun. kisah ini adalah favorit ku, karna pasangan ini tidak ada tandingannya XD *sering banget ketawa2 waktu baca yang ini*. pokonya serulah, dan yang pasti kocak, dan so sweet >~<).

lanjut kecerita Leo Valdez dan Misi Mencari Bufford, yang sudah pernah baca Mark of Athena pasti tau Bufford. itu lho! meja berkaki tiga yang bisa jalan dan terbang itu, yang di MOA, Bufford ditugaskan buat menyebar keberbagai penjuru sambil membawa pakaian kotor milik para Demigod yang naik Argo-II. kali ini Bunker 9 beserta Argo-II terancam meledak gara-gara Bufford yang melarikan diri ke hutan. Leo panik setengah mati, untung lah Jason dan Piper, sahabatnya, bersedia membantu untuk mencari Bufford bersama Leo. kisah mereka juga tak kalah menariknya seperti kisah-kisah sebelumnya, karna Leo 'si cowok keren' akan beraksi melawan sekumpulan gadis periang, yang saking riangnya jadi nampak sangat menakutkan..

cerita terakhir ini special, karna Putra Sihir adalah karya perdana dari putra Rick Riordan sendiri, yaitu Haley Riordan. kisah ke empat ini menceritakan tentang pandangan seorang manusia biasa tentang dunia para Dewa ketika dia bertemu dengan salah satu Demigod, mantan anak buah Kronos yang selamat dari peperangan besar. rasanya agak miris waktu tau Alabaster, putra Dewi Hecate ini ternyata di kutuk oleh para Dewa untuk tak bisa memasuki perkemahan. Alabaster dianggap akan mempengaruhi saudara-saudara nya yang lain untuk membangkang dari para Dewa-Dewi, dan dia juga di jadikan pion oleh para Dewa untuk membujuk ibunya Alabaster, Dewi Hecate yang dulunya memihak Kronos untuk bergabung dengan pihak Olympia.

di Demigod Diaries ini memuat beragam penjelasan tentang asal-usul berbagai macam benda, dari gelang Aegis milik Thalia yang bisa berubah jadi Perisai itu, trus bilah terkutuk pisau nya Annabeth. Kabut yang mengaburkan realita tentang dunia para Dewa, sampai asal-usul bau badan para Demigod yang sering sekali menarik perhatian para monster itu.

para Dewa-Dewi Olympia memang terkenal agak aneh dan paranoid. karna bagaimana tidak, kalau mereka merasa ada yang tak patut menurut mereka, sedikit-sedikit main kutuk, sedikit2 main ancam. tak heran, bahkan anak-anak mereka sendiri kadang membenci mereka karena telah merasa diabaikan selama bertahun-tahun. karna memang Dewa bukan lah tuhan.  


Kamis, 27 Juni 2013

(Review) Guardian Of Eternity #4: Darkness Revealed by Alexandra Ivy









- Judul: Darkness Revealed.
- Seri: Guardians of Eternity.
- Seri ke: 4 (empat).
- Pengarang: Alexandra Ivy.
- Bahasa: Indonesia (terjemahan)
- Penerjemah: Shanty Marhen.
- Penerbit: Dastan Books.
- Tebal: 480 hal.
- ISBN: 978-602-8723-95-4.


- Sinopsis:

Anna Randal adalah seorang wanita cantik yang cerdas dan cakap, serta pengacara yang sangat hebat. Selain wajahnya yang tidak menua serta kekuatan psikisnya yang bisa memanipulasi unsur alam, Anna tidak berbeda dengan wanita normal lainnya. Namun karena keunikannya, Anna terpaksa menjalani kehidupan yang penuh kesepian. Dan semua itu akibat pertemuannya dengan Conde Cezar di sebuah pesta dansa di London dua ratus tahun silam.

Conde Cezar harus membayar mahal untuk malam penuh gairahnya bersama Anna dua abad yang lalu. Sebagai hukumannya, ia harus berpisah dengan Anna dan mengabdi kepada Oracle, dewan eksklusif dunia iblis. Kini, Cezar mengemban tugas untuk menjaga Anna—yang diramalkan akan menjadi calon Oracle selanjutnya—dari ancaman seseorang yang sangat menginginkan kematian Anna.

Sementara itu, Cezar menyadari bahwa perasaannya terhadap Anna tidak pudar oleh waktu. Demi menyelamatkan Anna dari bahaya yang terus mengancam, Cezar bahkan bersedia mengikat dirinya kepada Anna, walaupun ia tahu bahwa Anna terlarang untuknya. Anna, di sisi lain, sangat membenci Cezar karena telah membuat hidupnya sengsara. Tapi Anna juga tidak bisa menyangkal bahwa ia telah jatuh cinta pada vampir tampan itu. Relakah Anna kehilangan orang yang dicintainya untuk memenuhi takdir yang telah diramalkan? Sanggupkah Cezar melawan takdir untuk menyatukan cinta mereka berdua?




- Review:


 rada bingung juga mau mulai nulis ini dari mana, karna baru kali ini aku ngebikin review novel yang kayak begini *yang kayak gimana maksudnya fa :p*. biasanya kan aku cuman ngeriview novel-novel middle grade dan YA gitu, dan sekarang, Viola...aku nge review novel yang untuk *ahem* dewasa. dan lagi novel ini ternyata berseri, dan aku ternyata baca yang nomer 4 duluan u,u. tapi untunglah novel ini gak bersambung. dalem artian, cerita nya gak bersambung. hanya para tokoh-tokoh di seri ini saja yang saling kenal karna para pria di seri pertama sampai seri ke-empat ini tokoh utamanya sama-sama vampir ganteng nan seksi. dalam satu buku hanya satu pasangan yang menjadi fokus dalam cerita. dan di novel ini pasangan tersebut adalah seorang Vampir ganteng non bling-bling *ahem. bernama Conde Cezar. dan seorang cewek pemilik kekuatan elemen bernama Anna Randal.

200 tahun yang lalu, Anna mengira dirinya adalah seorang gadis biasa. tapi pada suatu malam, Anna bersama sepupu nya, Morgana. menghadiri sebuah pesta. dan di pesta itu lah Anna bertemu dengan Cezar. karna melihat sepupu nya sempat berbicara sama Cezar. si Anna ini pun ngikutin Cezar ke sebuah ruangan remang-remang. eh tau-tau si Anna yang malah di tarik sama Cezar untuk masuk ke kamar itu, dan terjadilah gigit-gigitan *kan vampir. dan Biiiip <

setelah 200 tahun berlalu, Anna ternyata masih hidup, dan bekerja sebagai pengacara yang handal. sampai saat ini dia masih mengira bahwa kekekalan nya ini di sebabkan oleh gigitan Cezar. Anna dendam sekali dengan Cezar, dan sangat ingin menemuinya dan menanyakan apa yang telah Cezar perbuat terhadap dirinya sehingga setelah 200 tahun belalu dia masih sama seperti waktu itu. dan untung nya Anna berhasil menemukan pria itu di sebuah kegiatan amal, dan kisah mereka pun kembali dimulai...

kisah Anna dan Cezar lumayan seru. aku jadi kepengan buat punya kekuatan kayak Anna yang bisa mengatur suhu yang ada di sekitarnya supaya selalu pas, jadi dia gak bakalan kepanasan ataupun kedinginan. tapi kalo harus punya musuh kayak Morgana sih, mending gak usah punya kekuatan deh. ngeri soalnya, bisa main masuk-masuk ke fikiran orang seenaknya, dan bisa manggil orang supaya ngedatangin dia, mending kalo datang dapat uang. nah ini dateng nya buat di bunuh sama dia. yah, secara keseluruan novel ini bagus dan pantas dibaca. jadi bagi yang suka vampir-vampiran, buku ini cocok buat masuk ke daftar baca kalian.

Rabu, 26 Juni 2013

(Review) Fablehaven #3: Grip Of The Shadow Plague by Brandon Mull



- Judul: Grip of the Shadow Plague (Cengkraman Wabah Bayangan).
- Seri: Fablehaven.
- Seri Ke: 3 (Tiga).
- Pengarang: Brandon Mull.
- Bahasa: Indonesia (terjemahan).
- Penerjemah: Reni Indardini.
- Penerbit: NouraBooks (Mizan F).
- Tebal: 622
- ISBN: 978-979-433-648-9


- Sinopsis:

 Sekelompok peri melesat cepat. Sayap mereka tidak berkilat saat diterpa sinar matahari. Walaupun langit cerah dan matahari terik, lusinan peri itu diselubungi bayangan. Alih-alih cahaya, peri-peri menyeramkan ini memancarkan kegelapan. Mereka lalu meluncurkan sihir ke barisan semak mawar, mengubah daun hijau menjadi cokelat dan kelopak cerah menjadi hitam.

Seth dan Kendra merasakan ada sesuatu yang janggal dengan makhluk-makhluk ajaib di Fablehaven. Semua makhluk itu terlihat agresif dan ingin menyakiti satu sama lain. Ternyata ada wabah yang menyebar ke seluruh suaka, membuat semua makhluk itu terlihat seperti zombie yang haus peperangan. Seth dan Kendra pun berusaha mencari cara untuk bisa mengembalikan kondisi para makhluk ajaib tersebut. Untuk itu mereka harus menemukan artefak yang dapat membawa mereka kembali ke waktu sebelum wabah itu tersebar. Namun, itu tidaklah mudah. Mereka bahkan harus melewati naga perak penjaga gua tempat artefak tersebut disembunyikan. Kini Kendra dan Seth harus segera melewati semua rintangan dan mendapatkan artefak sebelum Wabah Bayangan menghilangkan semua cahaya di Fablehaven.





- Review:


Aku sebenarnya sudah pernah baca buku ini, tapi jadi kepengen baca lagi begitu sudah beli sendiri *yang dulu kan cuman minjem punya temen. Emang deh, seri  Fablehaven ini kalo gak punya sendiri rasanya kurang afdol banget. Soalnya ceritanya kereen banget, dan memiliki alur cerita yang susah di tebak. Dulu waktu pertama kali baca buku ini, rasanya tegang banget, sampai novelnya susah banget di lepasin dari tangan, saking serunya. Dan setelah baca ulang, tetep aja seru. Cerita di buku ke tiga Fablehaven ini masih menceritakan dua kakak-beradik Kendra dan Seth Sorenson yang sedang berlibur di suaka berisikan makhluk-makhluk magis bernama Fablehaven yang di pelihara oleh kakek mereka.


 Nampaknya Fablehaven selalu berada dalam ambang kehancuran setiap kali Kendra dan Seth datang kesana. Bukannya aku bermaksud untuk menuduh mereka lah penyebab semua bencana itu bermula. Tetapi karena menurutku seseorang yang punya kemampuan istimewa memang seharusnya muncul ketika sebuah bahaya datang. Kendra dan Seth bukanlah anak-anak biasa, mereka mempunyai beragam kecakapan, berkat petualangan mereka sebelumnya *yang sudah pasti mengancam keselamatan mereka semua*. Dua kakak-beradik ini memang unik, Kendra yang pintar dan selalu berhati-hati memang sangat berlawanan dengan adiknya Seth yang hobi berpetualang dan cenderung ceroboh. Berulang kali sebuah bencana bermula ketika Seth dan rasa penasarannya itu menuntunnya kepada sebuah bahaya besar, tapi kali ini Seth lumayan berjasa, kalau saja dirinya tak mengunjungi teman-teman Satyr nya di hutan, maka wabah ini takkan cepat diketahui. Tapi walaupun Seth lumayan berjasa, tetap saja dia selalu disalahkan. Apalagi alasan dia mengunjungi para Satyr adalah untuk bertransaksi jual-beli baterai, dan transaksi itu sangat dibenci oleh kakeknya Seth yang merupakan penjaga Fablehaven.

Sementara masalah wabah menyerang Fablehaven, Kendra pun dilantik menjadi seorang kesatria fajar (kumpulan orang-orang yang memerangi perhimpunan bintang malam) karna kemampuan istimewa nya yang sangat langka itu. Dan dia dikirim ke sebuah suaka rahasia yang sama seperti Fablehaven. Di buku ini, Kendra dan Seth menjalani petualangan secara terpisah *walaupun akhirnya mereka nanti kembali bersama-sama dalam memecahkan masalah krisis wabah itu*, dan mereka menceritakan kisah mereka secara bergantian. Jujur, aku lebih suka petualangan di Fablehaven versi Seth. Karna menurutku keadaan di Fablehaven lebih menegangkan. Tapi bukan berarti petualangan Kendra tidak seru sih, hanya saja aku memang lebih suka setting di Fablehaven.

Dibuku Fablehaven yang sebelumnya, sebagian rahasia tentang penjara Zzyzx mulai terbongkar, dan begitu juga tentang kunci-kunci penjara yang berupa lima artefak berkekuatan magis, yang tersebar di lima suaka rahasia di dunia. setelah menemukan sebuah artefak di Fablehaven, artefak tersebut direbut diamankan oleh seorang sekutu kuat *kalau kalian sudah baca seri ini, pasti kalian tau siapa yang kumaksud* dan di bawa pergi dari Fablehaven. Dan kini, Kendra serta Warren dikirim kesebuah misi untuk merebut artefak lain yang terdapat di suaka yang mereka datangi itu. Tapi banyak kejanggalan terjadi di suaka tersebut, dan akhir pencarian mereka ternyata berakhir dengan hasil tak terduga.

Ada beberapa tokoh baru yang muncul di buku ini, dan memberikan sedikit warna di petualangan dan *ahem!* percintaan mereka. Yah… walaupun aku rada kurang srek sama tuh orang, karena…. Yah, kalau kalian penasaran baca aja buku ini *ntar kalo dijelasin malah spoiler lagi., dijamin kalian gak bakalan nyesel deh, dan bikin kalian tenggelam dalam aksi petualangan kakak-beradik paling kece ini :D.

Jumat, 31 Mei 2013

(Review) Heroes of Olympus #1: The Lost Hero by Rick Riordan.



- Judul : The Lost Hero.
- Seri : The Heroes of Olympus.
- Seri Ke: 1 (Satu).
- Pengarang : Rick Riordan.
- Bahasa: Indonesia.
- Penerjemah: Reni Indardini.
- Penerbit : Noura Books (Mizan F). 
- Tebal: 600 Hlmn.
- ISBN: 9789794336533.

- Sinopsis: 

“Tujuh Demigod akan menjawab panggilan.

Karena badai atau api dunia akan terjungkal—”


Tiga Demigod baru bergabung di perkemahan Blasteran.

Jason yang tidak bisa mengingat jati dirinya, Piper yang penuh misteri, dan Leo dengan kemampuan mekaniknya yang luar biasa.

Bersama-sama, ketiganya mengemban sebuah misi penyelamatan.

Misi yang juga akan mengungkap sebuah rahasia besar mereka di masa lalu.

Bergabunglah dengan para Demigod dari Perkemahan Blasteran dan nikmati petualangan serunya!!


- Review:

Setelah peperangan melawan para Titan usai, dengan membawa kemenangan kepihak Olympus. Dan akhir nya bisa membuat para penghuni Camp Half-Blood pun dapat bernafas dengan lega dan bisa meluruskan kaki mereka (Eh,bukan berarti kaki mereka bengkok lho!) Dan bersantai - santai, tapi apa benar begitu...

Tampak nya keberuntungan para Demigod (anak para dewa) memang selalu tak bertahan lama. Kini ramalan besar yang di semburkan oleh Rachel, sang Oracle,mulai mewujud. Di mulai dari ditutup nya Olympus untuk para Demigod. Hilang nya Percy Jackson,sang pahlawan yang telah mengalahkan Titan Kronos di seri Percy Jackson and The Olympians. Dan muncul nya seorang cowok pirang yang kehilang ingatan nya. Jason, si cowok pirang ini bingung,kenapa dirinya tiba-tiba terbangun didalam sebuah bus darmawisata dan digandeng oleh seorang cewek yang mengaku sebagai pacar nya Jason, dan seorang cowok yang mengaku sebagai sahabatnya. Mau tak mau Jason pun menerima keterangan mereka, walaupun agak sulit untuk menganggap Piper yang cantik itu sebagai pacar nya,dan Leo yang rada gokil itu sebagai sahabat nya, apalagi ketika dirinya sendiri bahkan tak tau siapa sebenarnya dirinya ini.

Belum lagi masalah sebelum nya selesai Jason cerna, masalah baru pun datang, dan tak tanggung2 masalah yang datang itu berupa monster yang sangat ingin mencelakai Jason, Piper, dan Leo. Kenapa!, tentu saja karna mereka bertiga adalah seorang Demigod. Mereka pun berusaha melawan roh angin yang menyerang mereka

itu,ketika Roh badai berusaha menculik Jason,namun gagal,dan sebagai ganti nya si Roh badai itu pun menculik pak pelatih Hedge yang sebenar nya adalah Satyr (manusia setengah kambing) pelindung mereka. Setelah penyerang mereka pergi membawa pelatih galak mereka, mereka bertiga pun di jemput oleh dua orang Demigod senior yg dikatakan pak pelatih Hedge sebagai tim penjemput mereka. Dan tahu kah kalian
siapa salah satu Demigod yg bertugas ngejemput mereka, yap.. Annabeth Chase, salah satu tokoh utama diserial PJO.

Begitu Annabeth datang,bukan nya dibuat tenang setelah kejadian di serang monster barusan.Jason malah dituduh Annabeth menyembunyikan Percy,padahal diri nya saja tidak tau siapa dirinya sebelum terbangun dari bus,apalagi Percy Jackson yang di cari oleh Annabeth. Adakah hubungan nya antara hilang nya ingatan Jason dan hilang nya Percy Jackson dari Camp Half-Blood.

Novel pertama dari Seri The Heroes of Olympus yang berjudul The Lost Hero ini memang sangat - sangat
wajib dimiliki oleh kalian yang menggandrungi novel-novel bertema fiksi - fantasi, apalagi bagi kalian yang sangat menyukai seri Percy Jackson and The Olympian yang semua novel nya sudah diterjemahkanoleh penerbit Noura Books/Mizan F itu. Selain itu, perpaduan mitologi yunani dan romawi yang membuat cerita ini semakin keren,dan membuat kita tau bahwa sebenar nya para Dewa - Dewi mempunyai sifat yang lumayan bertolak belakang ketika mereka berada di aspek Yunani mereka dan di aspek Romawi mereka. Rasa nya lucu ketika tau para Dewa - Dewi memiliki kepribadian ganda seperti ini. Ditambah lagi dengan ada nya tiga Demigod baru,Jason yang keren,Piper yang cantik,dan Leo yang kocak. Dan mampu membuat mata dan tangan tak rela melepaskan buku ini sedetikpun, salah satu bacaan yang gak akan pernah ngebosenin,walau pun dibaca berulang kali.


seperti biasa, Rick Riordan selalu menyelipkan humor-humor khas miliknya yang gak jarang bikin aku ketawa-ketawa sendiri, salah satu nya ini:
Judulnya berwarna merah mencolok: Raja Sparta, dibawahnya, poster itu menampakkan tokoh utama pria foto tiga perempat badan seorang pria yang telanjang dada, berkulit sewarna perunggu, berotot kekar, dan berperut six pack. dia hanya mengenakan kilt perang yunani dan jubah ungu, dia membawa pedang ditangan. sekujur tubuh pria itu kelihatannya baru saja di lumuri minyak, rambut pendek hitam nya berkilau dan peluh menganak sungai di wajahnya yang garang, mata gelapnya yang sedih itu menghadap kamera seolah untuk mengatakan 'Akan kubunuh kaum pria kalian dan kuculik para wanitanya! Ha-ha!'. hal: 187.
 
Sumpah,setiap kali baca bagian ini aku gak bisa kalo gak nyengir-nyengir sendiri :D. dan masih banyak humor khas Rick Riordan yang bertebaran di novel ini. oh iya, buku ini juga merupakan hasil menang kuis dari Noura Books tahun 2012, aku seneng banget dulu waktu dapetin buku ini. karna kuis nya jujur, ribetnya minta ampun. mesti gini, mesti gitu. tapi thanks banget Noura XD.

Selasa, 21 Mei 2013

(Review) Call Me Miss J by Orizuka.






- Judul: Call Me Miss J.
- Pengarang: Orizuka.
- Penerbit: Teen Noura.
- Editor: Jason Abdul.
- Tebal: 332 halaman.
- ISBN: 978-602-781-612-1.



- Sinopsis:
 
Tujuh alasan kenapa aku benci dipanggil Miss J:



7. Nama itu semacam pengingat kalau aku punya masalah penampilan.

6. Nama itu dikasih oleh orang yang paling kubenci sejagat raya.

5. Nama itu bikin aku ditertawakan seisi kantin.

4. Nama itu bikin aku terkenal (tidak dalam artian baik) dan jadi objek mading di sekolah.

3. Nama itu membuatku dihukum seminggu.

2. Nama itu bikin cowok yang kusukai bilang aku perlu berubah.

1. Praktisnya, nama itu bikin MALU.



Bisa bayangkan penderitaanku? Aku kan sudah kelas sebelas!

Bagaimana aku bisa memulai romansa SMA-ku kalau terus menerus dipanggil Miss J?


- Review:

Lea sebenarnya adalah seorang gadis yang biasa-biasa saja, tapi karna memiliki jerawat yang begitu banyak diwajahnya, maka gelar Miss J pun diberikan kepadanya oleh ketua OSIS paling bar-bar sepanjang masa *oke, aku lebay*, yaitu Barbie the Barbarian (tentunya Barbie juga mendapat julukan dari Lea dan kawan-kawan). untung lah Lea mempunyai teman-teman seperti Alex, Vidi, dan Sabil yang sangat setia membelanya. dan telah menjadi sahabat dekat Lea semenjak mereka ber-empat dihukum berdiri di lapangan hanya gara-gara kaos kaki Sabil melorot sebelah waktu ospek. dan tebak siapa yang menghukum mereka ber-empat, ya tentu saja si Barbie itu juga.  itulah sebabnya mereka ber-empat sepakat untuk menjadikan Barbie berserta Klon-klon nya menjadi musuh mereka.

berbagai cara telah di lakukan oleh Lea dan sahabatnya itu. dari sekedar mencaci sampai siram-siraman. bukannya bikin mereka menang. mereka malah di hukum untuk membersihkan sekolahan mereka yang luas itu + menjaga kantin waktu jam istirahat. dan lagi-lagi itu karna si Barbie yang sangat pandai memutar balikkan fakta. hasilnya mereka semakin dendam terhadap Barbie. tapi tenang, Lea masih punya Dimas buat ngademin hatinya. Dimas adalah cowok tampan dari klub basket yang ditaksir oleh Lea sejak dulu, walaupun dia adalah adik kelas Lea, tapi kalau udah suka, perbedaan umur pun tak jadi masalah. begitu fikir Lea, tapi jerawatnya selalu menjadi penghalang dalam kehidupannya maupun dalam masalah percintaannya.

selama mereka dihukum, mereka tak sempat lagi memikirkan cara balas dendam untuk membalas Barbie. ketika Lea sedang dalam masalah, Lea suka perhi ke pinggir lapangan bola, dan bertemu seorang cowok yang suka tiduran disana. meskipun si cowok gak suka dan merasa sangat terganggu dengan kehadiran Lea, tapi Lea tetep aja datang ke tempat persembunyian cowok itu buat nenangin diri. dari cowok ini lah Lea mendapatkan cara untuk mengalahkan Barbie, dan sekaligus meruntuhkan kerajaan yang di bangun oleh Barbie di sekolahan ini semenjak dia menjadi ketua osis dua tahun berturut-turut.

kira-kira siapakah yang akan menang dalam duel ini, mampukah Lea beserta teman-teman nya mengalahkan  Barbie beserta klon-klon nya yang nampak serupa itu. dan bagaimana juga kah kisah percintaan Lea, akankah dia bersama cowok idaman nya, Dimas. atau dia akan bersama si cowok lapangan itu. kalau penasaran baca aja novel ini.


"Saya bukan siapa-siapa yang punya bakat, saya juga bukan siapa-siapa yang punya rambut untuk disibak. kesimpulannya saya bukan siapa-siapa. kenapa saya nekat ikut pemilihan?  saya cuma mau mematahkan pendapat bahwa ketua OSIS harus orang penting, harus orang yang punya kelebihan. saya rasa bukan itu inti pemilihan, iya, kan? selama orang itu punya keinginan kuat untuk merubah sekolah kearah yang lebih baik, kenapa gak"
Lea sangat keren pas orasi, sungguh calon ketua OSIS idaman. memang seharusnya seperti inilah sosok ketua Osis, kuat, adil dan berani, dua jempol buat Lea.
Orizuka adalah pengarang best-seller indonesia. gak heran memang, karna novel-novel karangan Orizuka memang bagus-bagus dan mampu mengaduk-aduk perasaan pembacanya. dan Orizuka juga termasuk penulis yang aktif. diusia nya yang baru berkepala dua, Orizuka telah melahirkan 19 buah novel, dan beberapa diantara karya terdahulunya yang sudah tak dapat lagi di cari dipasaran bahkan sudah mulai kembali di cetak ulang, dan salah satunya adalah novel ini.




Call Me Miss J sebenarnya adalah novel Orizuka yang ke-4 yang diterbitkan tahun 2006, dan dulu hanya berjudul  Miss J. dan setelah berpindah penerbit karna penerbit terdahulu nya sudah almarhum *alias tutup. maka Miss J pun lahir kembali dengan nama baru yaitu Call Me Miss J. sebenarnya tak ada perubahan berarti antara Miss J dan Call Me Miss J, hanya mungkin nama-nama artis yang terdapat di buku ini saja yang mendapat peremajaan *atau diperbaharui. karna beberapa nama artis yang dulu terdapat di Miss J mungkin sudah gak in lagi sekarang. dan beberapa istilah yang mungkin gak berlaku lagi sekarang. sungguh gak sia-sia novel ini kembali diterbitkan dan di perbaharui, karna memang novel ini sangat bagus dan pesan-pesan yang terdapat di dalam nya pun nyampe dengan baik. dan novel ini sangat pantas untuk dijadikan koleksi, apalagi kalau kamu adalah penggemar novel-novel karangan Orizuka.

Senin, 13 Mei 2013

(Review) Fablehaven #2: Rise Of The Evening Star by Brandon Mull.



- Judul:  Rise Of The Evening Star (Bangkitnya Bintang Malam).
- Seri: Fablehaven.
- Seri Ke: 2 (Dua).
- Pengarang: Brandon Mull.
- Bahasa: Indonesia.
- Penerjemah: Reni Indardini.
- Penerbit: NouraBooks (Mizan Fantasi).
- Tebal: 586 halaman.
- ISBN: 978-977-433-629-8.


- Sinopsis:


Kendra heran karena tak satu pun murid pun yang tampak jijik melihat penampilan Casey, murid baru itu. bahkan teman-temannya mengatakan dia tampan! tiba-tiba kebenaran menjadi jelas. Casey pasti sejenis goblin. namun, hanya Kendra yang melihat wujud aslinya.

Sejak petualangan seru di Fablehaven  setahun lalu, baru kali ini Kendra dan Seth merasakan keanehan-keanehan, kecurigaan mereka benar!  ternyata, bahaya besar mengancam suaka magis itu.  perhimpunan bintang malam mengincar artefak berkekuatan istimewa yang ada di Fablehaven. demi mendapatkannya, mereka menculik Grandpa Sorenson. kakak-beradik itu pun harus menyelamatkan kakek mereka dan menemukan artefak itu terlebih dulu. dengan bantuan Vanessa, si ahli Makhluk Magis, Kendra dan Seth memulai petualangan baru untuk menyelamatkan Fablehaven.


- Review:

Kendra mendapatkan teman sekelas baru berupa seorang cowok gundul paling buruk rupa yang pernah Kendra lihat seumur hidupnya. semenjak insiden di cium ratusan peri setahun yang lalu. kini Kendra bisa melihat makhluk magis tanpa bantuan susu lagi, dan itu menjelaskan, kenapa hanya Kendra yang merasa jijik ketika melihat si murid baru itu. ternyata teman barunya itu adalah sejenis makhluk yang biasanya Kendra lihat di Fablehaven (suaka magis yang dipelihara oleh kakek dan nenek Kendra.). untunglah Kendra dan Seth berhasil menyingkirkan makhluk itu berkat bantuan seseorang yang misterius. dan dari sana juga lah bencana dimulai...

Kendra dan Seth harus kembali datang ke Fablehaven demi keselamatan mereka. karena hanya di Fablehaven lah mereka bisa aman dari ancaman musuh yang datang dari luar. benarkah? ternyata tidak. bahaya malah semakin menjadi-jadi saja ketika mereka berhasil datang ke Fablehaven.

"ketidaktahuan bukan lagi perlindungan"
ketidaktahuan Kendra dan Seth tidak bisa lagi membuat mereka terlindungi, karena mereka sudah terlanjur mengetahui sebagian besar rahasia tentang suaka berisikan makhluk-makhluk magis itu. dan karena sebab itulah, Kakek Nenek mereka akhirnya menceritakan seluruh kisah tentang kondisi kritis yang sedang dihadapi oleh Fablehaven kepada mereka berdua, tentang perhimpunan Bintang Malam yang berencana mencuri artefak yang terdapat di Fablehaven, maupun artefak yang tersembunyi di suaka rahasia lainnya. demi mencari artefak itu, Fablehaven pun kedatangan tiga tamu baru, Vanessa, Tanu dan Coulter. dari mereka bertiga juga lah Kendra dan Seth mendapatkan beberapa pelajaran penting tentang ramuan, makhluk magis dan benda magis. ketika mereka semua mencari artefak itu, musuh dalam selimutpun menampakkan diri. dan bersama sekutunya, mereka berusaha untuk mencuri artefak itu, dan menyerahkannya kepada perhimpunan bintang malam. kira-kira siapakah pengkhianat itu! apakah itu Vanessa, Tanu atau Coulter, kalau penasaran. baca aja sendiri :D.


seri Fablehaven ini adalah salah satu seri Fantasi terbaik yang pernah aku baca. selain Percy Jackson, seri ini lah yang berhasil memikat hatiku dan menjadi favoritku. walaupun dulu sering ragu karena covernya, yang jujur gak ngundang sama sekali. kenapa coba ada gambar patung kucing di covernya, kan gak ada hubungannya ama ceritanya. begitu anggapan ku dulu waktu awal-awal baca ini. dan kenapa bukan patung kodok seperti yang ada di cover ver aslinya yang super kece itu. ternyata eh ternyata, setelah baca ulang lagi dan tamat lagi baru deh ngeh kalo patung kucing itu ternyata itu toh... *gak boleh spoilerkan :p. ternyata covernya gak melenceng dari ceritanya :D *syukurlah.

dulu aku sempet sangsi sama seri ini, beneran nih ini seru? beneran nih ini rame?. eh ternyata malah bikin nagih XD. pokoknya gak bakalan nyesel deh kalo kalian kenal sama seri ini. ceritanya penuh dengan ketegangan, petualangan seru dengan jalur cerita yang sulit untuk ditebak endingnya gimana. sayang seri ini gak begitu dikenal T,T padahalkan seru banget. yah... walaupun kisah percintaannya hampir gak ada *yaiyalah fa, masa anak kecil disuruh cinta-cintaan sih -_-;. sangat dia anjurkan untuk kalian yang mencintai fantasi, bacalah seri ini, dan hidup kalian akan lebih sempurna lagi.

suka heran, kenapa setiap fantasi yang keren *maupun yang gak keren. selalu disangkut-pautkan  dengan Harry Potter. padahal jelas-jelas Fablehaven dan Harpot beda jalur. walaupun sama-sama punya makhluk magis. tapi sangat jelas kalo alur ceritanya beda. mungkin karna harpot ngetop banget kali ya... yah mau gimana lagi, semenjak harpot dan LOTR. genre fantasi kian menjamur saja di pasaran, bahkan di indonesia. penggemar fantasi semakin bertambah saja setiap harinya. karna novel fantasi sekarang begitu mendominasi di toko-toko buku indonesia. yah... sekian dulu cuap-cuap *gak penting* ku tentang novel ini. sampai jumpa lagi di postingan berikutnya :D.

Kamis, 09 Mei 2013

(Review) Bartimaeus: The Amulet of Samarkand by Jonathan Stroud.


- Judul: The Amulet of Samarkand.
- Seri: Bartimaeus Trilogy.
- Seri ke: 1 (Satu).
- Pengarang: Jonathan Stroud.
- Bahasa: Indonesia.
- Penerjemah: Poppy Damayanti Chusfani.
- Penerbit: Gramedia Pustaka Utama.
- Tebal: 512 Halaman.
- ISBN: 979-222-641-9.

- Sinopsis:

Nathaniel, si penyihir muda, diam-diam memanggil jin berusia 5000 tahun bernama Bartimaeus. Tugas untuk Bartimaeus tidak gampang ~~ ia harus mencuri Amulet Samarkand yang berkekuatan dahsyat dari Simon Lovelace, master penyihir yang kejam dan ambisius.

Bartimaeus dan Nathaniel pun terlibat dalam intrik sihir yang penuh darah, pemberontakan, dan pembunuhan.

- Review: 

Nathaniel adalah seorang penyihir, ketika berusia 5 tahun, dia di jual serahkan oleh orangtua nya sendiri ke kementrian untuk nantinya di didik oleh seorang penyihir dewasa. entah beruntung atau tidak, yang terpilih menjadi Master nya (penyihir yang akan membimbingnya) adalah Mr. Arthur Underwood *jujur, nama Underwood selalu ku kaitkan dengan nama orang yang baik2. tapi berkat Mr. Arthur semuanya jadi ancur*. Mr. Underwood yang pada dasarnya memang tidak terlalu menginginkan murid, ketika mendapatkan Nathaniel sebagai muridnya, dia tak terlalu tertarik pada anak itu, alih-alih sayang. untunglah Mrs. Underwood (istri Arthur) sangat menyayangi Nathaniel, dan itu membuat dunia Nathaniel terasa lebih menyenangkan.

pada dasarnya Nathaniel memang anak yang pintar, dan dia tipe yang cepat belajar. tapi berkat sebuah insiden yang cukup memalukan buat Nathaniel. Nathaniel menjadi berubah drastis, dia tidak lagi menghormati Mr. Underwood. dan Nathaniel menjadi sangat terobsesi dengan belajar dan terus belajar, agar suatu hari dia bisa membalaskan dendam nya kepada orang itu.

Nathaniel nekat memanggil Demon yang seharusnya belum pantas dia panggil, karna dia belum cukup umur waktu itu. tapi meski belum cukup umur, Nathaniel berhasil memanggil jin berusia 5000 tahun, bernama Bartimaeus. ketika berhasil memanggil jin yang dia inginkan, Nathaniel langsung menyuruh sang jin untuk mencuri sebuah benda yang amat kuat. Bartimaeus pun sempat kewalahan, walaupun dia adalah jin yang paling pandai dalam masalah kabur dari musuh. setelah berhasil mencuri benda itu, bukannya memakainya, Nathaniel malah menyuruh Barti untuk menyembunyikannya. Nathaniel saat itu mungkin tidak mengira bahwa balas dendam nya ini akan berubah menjadi petaka di kemudian hari. dan membuatnya berada dalam bahaya besar. dan selain berurusan dengan musuh bebuyutannya, Nathaniel juga mengalami masalah dengan para Resistance yang tujuannya belum begitu terungkap di buku satu ini.

setelah berturut-turut baca Dystopia, akhirnya aku baca genre yang lain juga ya :D. kali ini buku tentang sihir-sihiran, tapi bukan sihir pake tongkat, tapi sihir pake jin. dan jin nya yang suka nyombongin dirinya sendiri *dan hobi bikin joke di footnote XD.*. menurutku Nathaniel ini adalah anak yang terlalu terobsesi buat balas dendam, padahal dia baru ber-usia 12 tahun lho! *hadeh... ntar cepet tua lho Niel. *sok akrab Mode On*. dia itu terlalu tergesa-gesa, gak sabaran dan gegabah. susah banget buat aku, untuk simpati sama anak ini. aku malah lebih kasian sama Barti ketimbang sama Nathaniel. tapi kalo Nathaniel gak gini sifatnya, cerita nya gak bakalan ada dong. jadi yah... ku maklumi sajalah, tapi emang sih, kalo anak kecil udah dendam itu, susah banget ngilanginnya.

sebenarnya udah dari bulan kemaren aku nyelesein baca buku ini, tapi baru sekarang review nya kebikin, hehe :p *ketahuan malesnya. buku ini kubaca waktu mood baca ku gak begitu baik, jadi aku gak begitu menganggap buku ini keren banget *di timpukin sama penggemarnya Barti. tapi udah ada rencana sih buat baca ulang lagi nanti, begitu mood baca ku membaik. semoga aja aku lebih paham sama ceritanya, dan mungkin aja seri ini bakalan jadi favoritku setelah aku baca ulang lagi.