Senin, 22 Juli 2013

(Review) Kocok!: Uncut by Nadia Mulya, Joy Roesma.





- Judul: Kocok!: UnCut, (The Untold Stories Of Arisan Ladies and Socialites).
- Pengarang: Joy Roesma, Nadia Mulya.
- Penerbit: Gramedia Pustaka Utama.
- Tebal: 460 Halaman.
- ISBN: 978-979-229-605-1.

- Sinopsis:

Dunia arisan Jakarta berubah dengan terbitnya KOCOK! The Untold Stories of Arisan Ladies and Socialites. Hal-hal yang selama ini terlewatkan mata telah diungkap di depan khalayak. Fakta-fakta yang semula hanya menjadi topik bisik-bisik, bahkan tabu dibicarakan, disingkapkan secara gamblang.

Kali ini Joy Roesma dan Nadia Mulya menghadirkan KOCOK! Uncut—segala hal yang tadinya ditahan-tahan untuk tidak diungkapkan dalam edisi pertama, kini dibeberkan apa adanya... Lebih banyak Arisan Darlings, lebih banyak desas-desus kalangan tertutup, dalam edisi yang lebih lengkap, dan lebih juicy tentunya.


- Review:

Eits... jangan mikirin yang jorok-jorok dulu waktu baca judulnya ya *karna percaya atau gak, aku juga mikir gitu awalnya :p*, karna cara bacanya bukan Uncut, tapi Un Cut (terjemahan bebasnya, ya  Tidak Dipotong/ Sensor). karna isinya memang sama sekali gak disensor, alias jujur. buku ini menceritakan tentang segala macam hal yang biasanya didapati ketika para Ladies lagi arisan.  arisan macam apa saja yang ada di buku ini? ya macam-macam, dari yang normal, sampai yang WOW BANGEET. bukan cuman arisan nya saja tapi segala elemen yang ada di dalam arisan juga ikut di bahas di sini, dari Tas-tas mahal, yang kalo di beliin buku mungkin bisa menuhin perpustakaan :d. Dress code yang beragam macam nya. make-up sama siapa. sampai cafe-cafe yang biasanya selalu menjadi pilihan para ibu-ibu ini untuk ngumpul-ngumpul sambil di jepret oleh kameramen profesional.

 "Arisan mengajarkan kita untuk bertanggung jawab, memiliki fungsi sosial, fungsi menabung, dan fungsi mengikat"
"Gak ngerti, ibu-ibu kalau ditarik namanya kegirangan bak menang undian. itu kan memang uang mereka?"
pengalaman ku tentang arisan cuman sebatas arisan anak SD :p. temen-temen satu kelas ngumpul buat ikutan arisan. tapi yang namanya anak-anak, lama kelamaan pasti mereka mulai males buat bayar secara teratur, bahkan yang kasian banget itu yang dapet terakhir, karna sebagian ada yang males bayar sampe nunggak, bahkan ada yang berhenti ditengah-tengah, dan yang dapet paling akhir ini terpaksa harus nelen ludah, karna uang yang dia dapat tak sesuai keinginannya, alias kurang banget.

kalo mengintip dari isi buku ini, nampaknya arisan sudah berkembang habis-habisan di kota besar, karna arisan yang biasanya tujuan awalnya cuman untuk kumpul-kumpul dengan teman-teman dengan dandanan seadanya, bahkan sambil mengadakan pengajian dan membaca surat Yasin *kalo dikampung ku*. sekarang arisan adalah tempat untuk gaya-gayaan, tempat dimana mereka bisa memperlihatkan diri mereka yang sedang memakai tas mahal, baju mahal, dan berlian setumpuk. memang tak semua perkumpulan arisan seperti ini juga sih, ada juga kok arisan yang di ikuti oleh para selebriti terkenal yang gaya arisan nya biasa-biasa aja, malahan uang arisan nya pun bisa dibilang sedikit sekali.

sah-sah saja sih kalo ada yang mau beli barang-barang mahal yang di idam-idamkan selama ini, nama nya juga nikmatin harta sendiri. tapi kalo sampe maksa-maksain sampe kredit atau nyicil, hanya buat beli sesuatu, mending gak usah deh. itu namanya memaksakan diri. daripada ntar dompet mu ngejerit. mending ditahan aja dulu sampai uang nya cukup baru beli.
fakta-fakta yang di ungkapkan dibuku ini sungguh mencengangkan. ternyata sebagian besar Urban Legend tentang arisan memang ada. penasaran apa saja legenda tentang arisan itu, kalian bisa mencarinya di halaman 204 dan seterusnya, pada bab 6. Arisan Urban Legend us Behind The Scene. sungguh, aku gak habis pikir, kok ada ya orang kayak ini, tapi... yah begitu lah kenyataan nya.

buku yang bagus untuk menambah wawasan tentang dunia arisan zaman sekarang. tapi jujur, gaya seperti ini sama sekali bukan gaya ku, sebagai seorang kutubuku *keren* zaman sekarang. aku lebih memilih mengoleksi buku-buku daripada mengoleksi tas-tas super mahal. karna dengan buku, tanpa perlu capek dan pake pesawat, aku bisa pergi kemana pun buku membawa ku, dari dunia nyata sampai ke-gunung Olympus di lantai ke-600 Empire State Building :p.



 *makasih buat GPU atas buku nya, dan makasih juga sama mas Dion :D.

Jumat, 19 Juli 2013

(Review) Kane Chronicles #2: The Throne of Fire by Rick Riordan.






- Judul: The Throne of Fire.
- Seri: Kane Chronicles.
- Seri ke: 2 (Dua).
- Pengarang: Rick Riordan.
- Bahasa: Indonesia (Terjemahan)
- Penerjemah: Rika Iffati Farihah.
- Penerbit: Noura Books (Mizan Fantasi).
- Tebal: 484 Halaman.
- ISBN: 978-979-433-677-9.
- Bintang: 5 of 5.


- Sinopsis:

Pertarungan melawan Kekacauan terus berlanjut. Sejak Dewa-Dewa Mesir terlepas ke dunia modern, Carter dan Sadie Kane terlibat banyak masalah. Dan kini, Dewa Apophis, musuh mereka yang paling berbahaya, akan segera bangkit. Satu-satunya cara untuk menghentikan Apophis adalah dengan membangkitkan Ra. Masalahnya, tidak ada yang tahu di mana Ra. Bukan hanya itu, untuk membangkitkan Ra mereka juga harus menemukan tiga gulungan dari Kitab Ra dan mempelajari mantra yang tepat untuk bisa membacanya.

Narasi Sadie dan Carter Kane, humor-humor unik ala mereka dan petualangan ke seluruh dunia akan membuat kalian tenggelam dalam Petualangan Kane bersaudara yang sensasional.


- Review:

sebenernya agak malu juga sih, kenapa telat banget baca buku satu ini, padahal berani mengaku-ngaku maniak nya Riordan :p. tapi bukan tanpa alasan kok aku nunda baca buku satu ini, aku menunda nya karna lagi nungguin buku ke-tiga nya yang alhamdulillah udah terbit bulan kemaren (tapi aku belum beli) *miris T_T. 

di buku kedua ini, cerita aslinya masih berupa rekaman yang di rekam oleh dua kakak-beradik Kane, yaitu Carter dan Sadie, yang kembali Rick Riordan temukan dan tulis dan kemudian menjadi buku Throne of Fire ini. beberapa bulan setelah kejadian piramida merah, mereka (Carter dan Sadie) akhirnya bisa mengumpulkan beberapa penyihir baru yang datang berkat mendengarkan rekaman yang  menceritakan tentang piramida merah (Red Pyramid). para penyihir baru ini, mereka belum terlatih. maka mereka yang datang pun akhirnya di latih oleh Carter dan Sadie di Nome 21 (amerika).

cerita bermula, ketika Carter, Sadie, Walt, Jaz *murid baru mereka* dan Khufu *babun pelangi mereka :D* mencuri meminjam sebuah artefak yang ada di sebuah museum, untuk mereka teliti. tapi naas, bukannya sepi, museum itu malah ramai ketika tengah malam, gara-gara ada sebuah resepsi pernikahan yang diadakan di museum. tapi mereka tak kehabisan akal, mereka berhasil memasuki museum itu dan mendapatkan barang yang mereka cari, tepat setelah itulah masalah terjadi. kutukan yang menjaga benda itu pun aktif dan muncul lah beberapa monster yang ingin menghabisi mereka. walaupun mereka berhasil keluar, tapi harga nya terlalu besar untuk dibayar, selain membuat benda itu serta tangan Sadie terbakar dan menyala-nyala. murid mereka, Jaz harus menyembuhkan Walt dan menghadang monster sendirian. dan akibatnya Jaz pun sekarat.

sebenarnya untuk apa sih gulungan Ra itu? gulungan Ra sebenarnya adalah kunci, untuk membangkitan Raja para Dewa Mesir yang sudah lama pensiun yang bernama Ra. Ra dikenal sebagai satu-satunya Dewa yang mampu melawan Ular kekacauan bernama Aphopis. kalau kalian sudah membaca Red Pyramid, pasti kalian tau kalau dalang sebenarnya dari pembangunan Piramida merah itu adalah Aphopis. Aphopis berencana untuk menelan matahari (Ra) agar dunia ini hancur, dan dia dapat menjadi penguasa dunia yang baru *motif setiap penjahat memang gak jauh berbeda*. jadi itulah alasan mereka ingin membangunkan Ra dari masa pensiun nya. mereka berharap dengan bangunnya Ra, mereka bisa melawan Aphopis dan menyelamatkan Dunia. tapi mengumpulkan Kitab Ra ternyata tidak mudah, walaupun berhasil mendapatkan satu di museum Brooklyn, mereka harus mencari dua kitab lainnya di belahan bumi yang lain.

kalau sebelumnya kita suda bertemu beberapa Dewa seperti Horus, Isis, Set, Osiris, Bast dan lain-lain, kini kita kembali dipertemukan dengan beberapa Dewa-Dewi baru, dari yang jahat sampai yang baik, ada Bes si Dewa Cebol, Tawaret, Dewi berbadan kuda nil yang baik. Nekhbet, si Dewi burung bangkai yang ingin memakan mereka. Babi, Dewa para Babun yang merasuki kakek Sadie dan Carter. dan Khonsu si Dewa Bulan yang licik. dan banyak lagi. *gak bisa kesebut satu2. dan ada pula musuh dari kalangan penyihir, seperti Vlad si Bengek, dan Desjardins, musuh lama mereka. sekarang akhirnya aku mulai mengerti sedikit-sedikit tentang mithologi mesir, yang bahkan di wikipedia pun sangat susah untuk mencari info seputar mith mesir. tapi Rick Riordan berhasil bikin kita belajar beberapa mithologi sekaligus, tanpa merasa terlalu pusing untuk memahaminya.

menurutku, ini menurutku lho ya... kekurangannya cuman di bagian percintaan *maklum, namanya juga anak2*. Hubungan Carter dan Zia yang di Red Pyramid udah berkembang, eh... ternyata Zia yang itu tembikar yang bisa bergerak yang *shabty*. begitu sudah bertemu yang asli, Zia gak ingat sama sekali sama Carter, karena memang mereka belum pernah bertemu secara langsung. dan Carter pun terpaksa harus mengulang semuanya dari awal *puk2 Carter.  dan kisah Sadie pun tak kalah rumit, dia terjebak diantara dua cowok ganteng, yang satu Dewa kematian, yang satu malah sekarat dan menunggu kematian *benar2 pilihan yang membingungkan*. hah... kisah mereka benar2 menggantung dan akhir buku duanya tak terduga. semoga di buku ke-tiga cerita mereka happy ending. dan semoga aku berhasil menemukan buku ke-tiganya secepatnya. penasaran nih. mana di buku ke-tiga yang ver indonesia nya ada bonus side story nya Carter ama Percy lagi :3 *dua cowok ganteng favoritku XD*.






*aslinya lebih ganteng kok!*didalam fikiranku tapi.. :p.

Rabu, 03 Juli 2013

(Review) Demigod Diaries by Rick Riordan.



- Judul: The Demigod Diaries.
- Pengarang: Rick Riordan.
- Bahasa: Indonesia (Terjemahan).
- Penerjemah: Reni Indardini.
- Penerbit: Noura Books (Mizan Fantasi)
- Tebal: 358 halaman.
- ISBN: 978-979-433-775-2


- Sinopsis:


Demigod Muda yang budiman,
Takdirmu menanti. Kini, setelah kau mengetahui siapa sejatinya orangtuamu, kau harus mempersiapkan diri untuk masa depan penuh rintangan—bertarung melawan monster, berpetualang ke penjuru dunia, serta menghadapi dewa-dewi Yunani dan Romawi yang temperamental. Sungguh, aku sama sekali tidak iri padamu.

Kuharap The Demigod Diaries ini bisa membantumu mempersiapkan diri untuk menyongsong petualanganmu sendiri. Seperti kata Annabeth, pengetahuan adalah senjata. Semoga berhasil, Pembaca Muda. Siapkan baju tempur dan senjatamu. Tetap waspada. Ingatlah, kau tak pernah sendirian!

Salam,

Rick Riordan
Kerani Senior



- Review:


  Salam Demigod :D *nyengir dulu.
kali ini aku akan membahas tentang salah satu kumcer karangan Rick Riordan dan putra nya, Haley Riordan. yang sangat-sangat keren ini yang berjudul Demigod Diaries. kenapa Diaries? karena buku ini memang berisikan diary/kisah tentang para Demigod yang sudah kita kenal melalui seri Percy Jackson dan Heroes of Olympus itu. diantaranya ada Luke Castellan *mantan penjahat kita yang ganteng :D*, Thalia Grace, Annabeth Chase, Percy Jackson *tentunya*, Leo Valdez, Jason Grace, Piper Mc Lean, dan satu Demigod yang kisahnya tak pernah terdengar di seri-seri sebelumnya.

kisah pertama berjudul Buku Harian Luke Castellan, disini Luke menceritakan salah satu petualangan awalnya bersama Thalia. sebelum mereka, Luke, Thalia dan Annabeth pergi ke Camp Half-Blood. siapa sangka pertemuan mereka dengan kambing ajaib ber-ambing 5 rasa itu, yang jujur sangat menggoda untuk di perah itu *ehem* akan berakhir dengan terkunci nya mereka di sebuah bangunan bobrok berisikan monster yang sangat ingin memakan mereka, dan bukan rahasia umum lagi sih kalo setiap monster pasti ingin melahap para Demigod. yang mengejutkan adalah pertemuan mereka dengan salah satu Demigod yang sudah tua, dan terjebak disana karna dikutuk oleh ayahnya sendiri, Dewa Apollo. hanya karna masalah yang sepele *menurut manusia, dan tidak bagi Dewa*.

dan  dicerita kedua ada pasangan favoritku, Percy dan Annabeth, yang berjudul Percy Jackson Dan Tongkat Hermes. sekilas tentang Hermes, Hermes adalah ayah dari Luke Castellan *kali aja kalian belum tau* dan karna Hermes adalah ayah Luke, maka Annabeth pun ikut membencinya seperti Luke. karna Hermes lah yang dianggap Annabeth telah menelantarkan Luke hingga akhirnya Luke menjadi jahat. begitu pula sebaliknya, Hermes juga membenci Annabeth karna dianggap tak mampu membuat Luke untuk kembali ke jalan yang benar, bingung! selamat datang di dunia Percy *nyontek*.  oke, kembali kecerita, hari itu adalah hari yang special buat hubungan Percy dan terutama Annabeth. karna hari itu adalah perayaan satu bulan masa pacaran mereka, horee... *tabur konpetty*. tapi tiba-tiba saja Hermes muncul dan mengacaukan kencan mereka dengan cara memberikan 'kabar baik' berupa misi bunuh diri untuk mencari raksasa yang telah mencuri tongkat milik Hermes. Hermes merasa malu, karna dirinya yang merupakan seorang Dewa Pencuri, malah kecurian. dari karna itu, Hermes meminta Percy untuk mencari tongkat itu secara diam-diam, dan jangan sampai diketahui oleh siapa pun. kisah ini adalah favorit ku, karna pasangan ini tidak ada tandingannya XD *sering banget ketawa2 waktu baca yang ini*. pokonya serulah, dan yang pasti kocak, dan so sweet >~<).

lanjut kecerita Leo Valdez dan Misi Mencari Bufford, yang sudah pernah baca Mark of Athena pasti tau Bufford. itu lho! meja berkaki tiga yang bisa jalan dan terbang itu, yang di MOA, Bufford ditugaskan buat menyebar keberbagai penjuru sambil membawa pakaian kotor milik para Demigod yang naik Argo-II. kali ini Bunker 9 beserta Argo-II terancam meledak gara-gara Bufford yang melarikan diri ke hutan. Leo panik setengah mati, untung lah Jason dan Piper, sahabatnya, bersedia membantu untuk mencari Bufford bersama Leo. kisah mereka juga tak kalah menariknya seperti kisah-kisah sebelumnya, karna Leo 'si cowok keren' akan beraksi melawan sekumpulan gadis periang, yang saking riangnya jadi nampak sangat menakutkan..

cerita terakhir ini special, karna Putra Sihir adalah karya perdana dari putra Rick Riordan sendiri, yaitu Haley Riordan. kisah ke empat ini menceritakan tentang pandangan seorang manusia biasa tentang dunia para Dewa ketika dia bertemu dengan salah satu Demigod, mantan anak buah Kronos yang selamat dari peperangan besar. rasanya agak miris waktu tau Alabaster, putra Dewi Hecate ini ternyata di kutuk oleh para Dewa untuk tak bisa memasuki perkemahan. Alabaster dianggap akan mempengaruhi saudara-saudara nya yang lain untuk membangkang dari para Dewa-Dewi, dan dia juga di jadikan pion oleh para Dewa untuk membujuk ibunya Alabaster, Dewi Hecate yang dulunya memihak Kronos untuk bergabung dengan pihak Olympia.

di Demigod Diaries ini memuat beragam penjelasan tentang asal-usul berbagai macam benda, dari gelang Aegis milik Thalia yang bisa berubah jadi Perisai itu, trus bilah terkutuk pisau nya Annabeth. Kabut yang mengaburkan realita tentang dunia para Dewa, sampai asal-usul bau badan para Demigod yang sering sekali menarik perhatian para monster itu.

para Dewa-Dewi Olympia memang terkenal agak aneh dan paranoid. karna bagaimana tidak, kalau mereka merasa ada yang tak patut menurut mereka, sedikit-sedikit main kutuk, sedikit2 main ancam. tak heran, bahkan anak-anak mereka sendiri kadang membenci mereka karena telah merasa diabaikan selama bertahun-tahun. karna memang Dewa bukan lah tuhan.  


Kamis, 27 Juni 2013

(Review) Guardian Of Eternity #4: Darkness Revealed by Alexandra Ivy









- Judul: Darkness Revealed.
- Seri: Guardians of Eternity.
- Seri ke: 4 (empat).
- Pengarang: Alexandra Ivy.
- Bahasa: Indonesia (terjemahan)
- Penerjemah: Shanty Marhen.
- Penerbit: Dastan Books.
- Tebal: 480 hal.
- ISBN: 978-602-8723-95-4.


- Sinopsis:

Anna Randal adalah seorang wanita cantik yang cerdas dan cakap, serta pengacara yang sangat hebat. Selain wajahnya yang tidak menua serta kekuatan psikisnya yang bisa memanipulasi unsur alam, Anna tidak berbeda dengan wanita normal lainnya. Namun karena keunikannya, Anna terpaksa menjalani kehidupan yang penuh kesepian. Dan semua itu akibat pertemuannya dengan Conde Cezar di sebuah pesta dansa di London dua ratus tahun silam.

Conde Cezar harus membayar mahal untuk malam penuh gairahnya bersama Anna dua abad yang lalu. Sebagai hukumannya, ia harus berpisah dengan Anna dan mengabdi kepada Oracle, dewan eksklusif dunia iblis. Kini, Cezar mengemban tugas untuk menjaga Anna—yang diramalkan akan menjadi calon Oracle selanjutnya—dari ancaman seseorang yang sangat menginginkan kematian Anna.

Sementara itu, Cezar menyadari bahwa perasaannya terhadap Anna tidak pudar oleh waktu. Demi menyelamatkan Anna dari bahaya yang terus mengancam, Cezar bahkan bersedia mengikat dirinya kepada Anna, walaupun ia tahu bahwa Anna terlarang untuknya. Anna, di sisi lain, sangat membenci Cezar karena telah membuat hidupnya sengsara. Tapi Anna juga tidak bisa menyangkal bahwa ia telah jatuh cinta pada vampir tampan itu. Relakah Anna kehilangan orang yang dicintainya untuk memenuhi takdir yang telah diramalkan? Sanggupkah Cezar melawan takdir untuk menyatukan cinta mereka berdua?




- Review:


 rada bingung juga mau mulai nulis ini dari mana, karna baru kali ini aku ngebikin review novel yang kayak begini *yang kayak gimana maksudnya fa :p*. biasanya kan aku cuman ngeriview novel-novel middle grade dan YA gitu, dan sekarang, Viola...aku nge review novel yang untuk *ahem* dewasa. dan lagi novel ini ternyata berseri, dan aku ternyata baca yang nomer 4 duluan u,u. tapi untunglah novel ini gak bersambung. dalem artian, cerita nya gak bersambung. hanya para tokoh-tokoh di seri ini saja yang saling kenal karna para pria di seri pertama sampai seri ke-empat ini tokoh utamanya sama-sama vampir ganteng nan seksi. dalam satu buku hanya satu pasangan yang menjadi fokus dalam cerita. dan di novel ini pasangan tersebut adalah seorang Vampir ganteng non bling-bling *ahem. bernama Conde Cezar. dan seorang cewek pemilik kekuatan elemen bernama Anna Randal.

200 tahun yang lalu, Anna mengira dirinya adalah seorang gadis biasa. tapi pada suatu malam, Anna bersama sepupu nya, Morgana. menghadiri sebuah pesta. dan di pesta itu lah Anna bertemu dengan Cezar. karna melihat sepupu nya sempat berbicara sama Cezar. si Anna ini pun ngikutin Cezar ke sebuah ruangan remang-remang. eh tau-tau si Anna yang malah di tarik sama Cezar untuk masuk ke kamar itu, dan terjadilah gigit-gigitan *kan vampir. dan Biiiip <

setelah 200 tahun berlalu, Anna ternyata masih hidup, dan bekerja sebagai pengacara yang handal. sampai saat ini dia masih mengira bahwa kekekalan nya ini di sebabkan oleh gigitan Cezar. Anna dendam sekali dengan Cezar, dan sangat ingin menemuinya dan menanyakan apa yang telah Cezar perbuat terhadap dirinya sehingga setelah 200 tahun belalu dia masih sama seperti waktu itu. dan untung nya Anna berhasil menemukan pria itu di sebuah kegiatan amal, dan kisah mereka pun kembali dimulai...

kisah Anna dan Cezar lumayan seru. aku jadi kepengan buat punya kekuatan kayak Anna yang bisa mengatur suhu yang ada di sekitarnya supaya selalu pas, jadi dia gak bakalan kepanasan ataupun kedinginan. tapi kalo harus punya musuh kayak Morgana sih, mending gak usah punya kekuatan deh. ngeri soalnya, bisa main masuk-masuk ke fikiran orang seenaknya, dan bisa manggil orang supaya ngedatangin dia, mending kalo datang dapat uang. nah ini dateng nya buat di bunuh sama dia. yah, secara keseluruan novel ini bagus dan pantas dibaca. jadi bagi yang suka vampir-vampiran, buku ini cocok buat masuk ke daftar baca kalian.

Rabu, 26 Juni 2013

(Review) Fablehaven #3: Grip Of The Shadow Plague by Brandon Mull



- Judul: Grip of the Shadow Plague (Cengkraman Wabah Bayangan).
- Seri: Fablehaven.
- Seri Ke: 3 (Tiga).
- Pengarang: Brandon Mull.
- Bahasa: Indonesia (terjemahan).
- Penerjemah: Reni Indardini.
- Penerbit: NouraBooks (Mizan F).
- Tebal: 622
- ISBN: 978-979-433-648-9


- Sinopsis:

 Sekelompok peri melesat cepat. Sayap mereka tidak berkilat saat diterpa sinar matahari. Walaupun langit cerah dan matahari terik, lusinan peri itu diselubungi bayangan. Alih-alih cahaya, peri-peri menyeramkan ini memancarkan kegelapan. Mereka lalu meluncurkan sihir ke barisan semak mawar, mengubah daun hijau menjadi cokelat dan kelopak cerah menjadi hitam.

Seth dan Kendra merasakan ada sesuatu yang janggal dengan makhluk-makhluk ajaib di Fablehaven. Semua makhluk itu terlihat agresif dan ingin menyakiti satu sama lain. Ternyata ada wabah yang menyebar ke seluruh suaka, membuat semua makhluk itu terlihat seperti zombie yang haus peperangan. Seth dan Kendra pun berusaha mencari cara untuk bisa mengembalikan kondisi para makhluk ajaib tersebut. Untuk itu mereka harus menemukan artefak yang dapat membawa mereka kembali ke waktu sebelum wabah itu tersebar. Namun, itu tidaklah mudah. Mereka bahkan harus melewati naga perak penjaga gua tempat artefak tersebut disembunyikan. Kini Kendra dan Seth harus segera melewati semua rintangan dan mendapatkan artefak sebelum Wabah Bayangan menghilangkan semua cahaya di Fablehaven.





- Review:


Aku sebenarnya sudah pernah baca buku ini, tapi jadi kepengen baca lagi begitu sudah beli sendiri *yang dulu kan cuman minjem punya temen. Emang deh, seri  Fablehaven ini kalo gak punya sendiri rasanya kurang afdol banget. Soalnya ceritanya kereen banget, dan memiliki alur cerita yang susah di tebak. Dulu waktu pertama kali baca buku ini, rasanya tegang banget, sampai novelnya susah banget di lepasin dari tangan, saking serunya. Dan setelah baca ulang, tetep aja seru. Cerita di buku ke tiga Fablehaven ini masih menceritakan dua kakak-beradik Kendra dan Seth Sorenson yang sedang berlibur di suaka berisikan makhluk-makhluk magis bernama Fablehaven yang di pelihara oleh kakek mereka.


 Nampaknya Fablehaven selalu berada dalam ambang kehancuran setiap kali Kendra dan Seth datang kesana. Bukannya aku bermaksud untuk menuduh mereka lah penyebab semua bencana itu bermula. Tetapi karena menurutku seseorang yang punya kemampuan istimewa memang seharusnya muncul ketika sebuah bahaya datang. Kendra dan Seth bukanlah anak-anak biasa, mereka mempunyai beragam kecakapan, berkat petualangan mereka sebelumnya *yang sudah pasti mengancam keselamatan mereka semua*. Dua kakak-beradik ini memang unik, Kendra yang pintar dan selalu berhati-hati memang sangat berlawanan dengan adiknya Seth yang hobi berpetualang dan cenderung ceroboh. Berulang kali sebuah bencana bermula ketika Seth dan rasa penasarannya itu menuntunnya kepada sebuah bahaya besar, tapi kali ini Seth lumayan berjasa, kalau saja dirinya tak mengunjungi teman-teman Satyr nya di hutan, maka wabah ini takkan cepat diketahui. Tapi walaupun Seth lumayan berjasa, tetap saja dia selalu disalahkan. Apalagi alasan dia mengunjungi para Satyr adalah untuk bertransaksi jual-beli baterai, dan transaksi itu sangat dibenci oleh kakeknya Seth yang merupakan penjaga Fablehaven.

Sementara masalah wabah menyerang Fablehaven, Kendra pun dilantik menjadi seorang kesatria fajar (kumpulan orang-orang yang memerangi perhimpunan bintang malam) karna kemampuan istimewa nya yang sangat langka itu. Dan dia dikirim ke sebuah suaka rahasia yang sama seperti Fablehaven. Di buku ini, Kendra dan Seth menjalani petualangan secara terpisah *walaupun akhirnya mereka nanti kembali bersama-sama dalam memecahkan masalah krisis wabah itu*, dan mereka menceritakan kisah mereka secara bergantian. Jujur, aku lebih suka petualangan di Fablehaven versi Seth. Karna menurutku keadaan di Fablehaven lebih menegangkan. Tapi bukan berarti petualangan Kendra tidak seru sih, hanya saja aku memang lebih suka setting di Fablehaven.

Dibuku Fablehaven yang sebelumnya, sebagian rahasia tentang penjara Zzyzx mulai terbongkar, dan begitu juga tentang kunci-kunci penjara yang berupa lima artefak berkekuatan magis, yang tersebar di lima suaka rahasia di dunia. setelah menemukan sebuah artefak di Fablehaven, artefak tersebut direbut diamankan oleh seorang sekutu kuat *kalau kalian sudah baca seri ini, pasti kalian tau siapa yang kumaksud* dan di bawa pergi dari Fablehaven. Dan kini, Kendra serta Warren dikirim kesebuah misi untuk merebut artefak lain yang terdapat di suaka yang mereka datangi itu. Tapi banyak kejanggalan terjadi di suaka tersebut, dan akhir pencarian mereka ternyata berakhir dengan hasil tak terduga.

Ada beberapa tokoh baru yang muncul di buku ini, dan memberikan sedikit warna di petualangan dan *ahem!* percintaan mereka. Yah… walaupun aku rada kurang srek sama tuh orang, karena…. Yah, kalau kalian penasaran baca aja buku ini *ntar kalo dijelasin malah spoiler lagi., dijamin kalian gak bakalan nyesel deh, dan bikin kalian tenggelam dalam aksi petualangan kakak-beradik paling kece ini :D.

Jumat, 31 Mei 2013

(Review) Heroes of Olympus #1: The Lost Hero by Rick Riordan.



- Judul : The Lost Hero.
- Seri : The Heroes of Olympus.
- Seri Ke: 1 (Satu).
- Pengarang : Rick Riordan.
- Bahasa: Indonesia.
- Penerjemah: Reni Indardini.
- Penerbit : Noura Books (Mizan F). 
- Tebal: 600 Hlmn.
- ISBN: 9789794336533.

- Sinopsis: 

“Tujuh Demigod akan menjawab panggilan.

Karena badai atau api dunia akan terjungkal—”


Tiga Demigod baru bergabung di perkemahan Blasteran.

Jason yang tidak bisa mengingat jati dirinya, Piper yang penuh misteri, dan Leo dengan kemampuan mekaniknya yang luar biasa.

Bersama-sama, ketiganya mengemban sebuah misi penyelamatan.

Misi yang juga akan mengungkap sebuah rahasia besar mereka di masa lalu.

Bergabunglah dengan para Demigod dari Perkemahan Blasteran dan nikmati petualangan serunya!!


- Review:

Setelah peperangan melawan para Titan usai, dengan membawa kemenangan kepihak Olympus. Dan akhir nya bisa membuat para penghuni Camp Half-Blood pun dapat bernafas dengan lega dan bisa meluruskan kaki mereka (Eh,bukan berarti kaki mereka bengkok lho!) Dan bersantai - santai, tapi apa benar begitu...

Tampak nya keberuntungan para Demigod (anak para dewa) memang selalu tak bertahan lama. Kini ramalan besar yang di semburkan oleh Rachel, sang Oracle,mulai mewujud. Di mulai dari ditutup nya Olympus untuk para Demigod. Hilang nya Percy Jackson,sang pahlawan yang telah mengalahkan Titan Kronos di seri Percy Jackson and The Olympians. Dan muncul nya seorang cowok pirang yang kehilang ingatan nya. Jason, si cowok pirang ini bingung,kenapa dirinya tiba-tiba terbangun didalam sebuah bus darmawisata dan digandeng oleh seorang cewek yang mengaku sebagai pacar nya Jason, dan seorang cowok yang mengaku sebagai sahabatnya. Mau tak mau Jason pun menerima keterangan mereka, walaupun agak sulit untuk menganggap Piper yang cantik itu sebagai pacar nya,dan Leo yang rada gokil itu sebagai sahabat nya, apalagi ketika dirinya sendiri bahkan tak tau siapa sebenarnya dirinya ini.

Belum lagi masalah sebelum nya selesai Jason cerna, masalah baru pun datang, dan tak tanggung2 masalah yang datang itu berupa monster yang sangat ingin mencelakai Jason, Piper, dan Leo. Kenapa!, tentu saja karna mereka bertiga adalah seorang Demigod. Mereka pun berusaha melawan roh angin yang menyerang mereka

itu,ketika Roh badai berusaha menculik Jason,namun gagal,dan sebagai ganti nya si Roh badai itu pun menculik pak pelatih Hedge yang sebenar nya adalah Satyr (manusia setengah kambing) pelindung mereka. Setelah penyerang mereka pergi membawa pelatih galak mereka, mereka bertiga pun di jemput oleh dua orang Demigod senior yg dikatakan pak pelatih Hedge sebagai tim penjemput mereka. Dan tahu kah kalian
siapa salah satu Demigod yg bertugas ngejemput mereka, yap.. Annabeth Chase, salah satu tokoh utama diserial PJO.

Begitu Annabeth datang,bukan nya dibuat tenang setelah kejadian di serang monster barusan.Jason malah dituduh Annabeth menyembunyikan Percy,padahal diri nya saja tidak tau siapa dirinya sebelum terbangun dari bus,apalagi Percy Jackson yang di cari oleh Annabeth. Adakah hubungan nya antara hilang nya ingatan Jason dan hilang nya Percy Jackson dari Camp Half-Blood.

Novel pertama dari Seri The Heroes of Olympus yang berjudul The Lost Hero ini memang sangat - sangat
wajib dimiliki oleh kalian yang menggandrungi novel-novel bertema fiksi - fantasi, apalagi bagi kalian yang sangat menyukai seri Percy Jackson and The Olympian yang semua novel nya sudah diterjemahkanoleh penerbit Noura Books/Mizan F itu. Selain itu, perpaduan mitologi yunani dan romawi yang membuat cerita ini semakin keren,dan membuat kita tau bahwa sebenar nya para Dewa - Dewi mempunyai sifat yang lumayan bertolak belakang ketika mereka berada di aspek Yunani mereka dan di aspek Romawi mereka. Rasa nya lucu ketika tau para Dewa - Dewi memiliki kepribadian ganda seperti ini. Ditambah lagi dengan ada nya tiga Demigod baru,Jason yang keren,Piper yang cantik,dan Leo yang kocak. Dan mampu membuat mata dan tangan tak rela melepaskan buku ini sedetikpun, salah satu bacaan yang gak akan pernah ngebosenin,walau pun dibaca berulang kali.


seperti biasa, Rick Riordan selalu menyelipkan humor-humor khas miliknya yang gak jarang bikin aku ketawa-ketawa sendiri, salah satu nya ini:
Judulnya berwarna merah mencolok: Raja Sparta, dibawahnya, poster itu menampakkan tokoh utama pria foto tiga perempat badan seorang pria yang telanjang dada, berkulit sewarna perunggu, berotot kekar, dan berperut six pack. dia hanya mengenakan kilt perang yunani dan jubah ungu, dia membawa pedang ditangan. sekujur tubuh pria itu kelihatannya baru saja di lumuri minyak, rambut pendek hitam nya berkilau dan peluh menganak sungai di wajahnya yang garang, mata gelapnya yang sedih itu menghadap kamera seolah untuk mengatakan 'Akan kubunuh kaum pria kalian dan kuculik para wanitanya! Ha-ha!'. hal: 187.
 
Sumpah,setiap kali baca bagian ini aku gak bisa kalo gak nyengir-nyengir sendiri :D. dan masih banyak humor khas Rick Riordan yang bertebaran di novel ini. oh iya, buku ini juga merupakan hasil menang kuis dari Noura Books tahun 2012, aku seneng banget dulu waktu dapetin buku ini. karna kuis nya jujur, ribetnya minta ampun. mesti gini, mesti gitu. tapi thanks banget Noura XD.

Selasa, 21 Mei 2013

(Review) Call Me Miss J by Orizuka.






- Judul: Call Me Miss J.
- Pengarang: Orizuka.
- Penerbit: Teen Noura.
- Editor: Jason Abdul.
- Tebal: 332 halaman.
- ISBN: 978-602-781-612-1.



- Sinopsis:
 
Tujuh alasan kenapa aku benci dipanggil Miss J:



7. Nama itu semacam pengingat kalau aku punya masalah penampilan.

6. Nama itu dikasih oleh orang yang paling kubenci sejagat raya.

5. Nama itu bikin aku ditertawakan seisi kantin.

4. Nama itu bikin aku terkenal (tidak dalam artian baik) dan jadi objek mading di sekolah.

3. Nama itu membuatku dihukum seminggu.

2. Nama itu bikin cowok yang kusukai bilang aku perlu berubah.

1. Praktisnya, nama itu bikin MALU.



Bisa bayangkan penderitaanku? Aku kan sudah kelas sebelas!

Bagaimana aku bisa memulai romansa SMA-ku kalau terus menerus dipanggil Miss J?


- Review:

Lea sebenarnya adalah seorang gadis yang biasa-biasa saja, tapi karna memiliki jerawat yang begitu banyak diwajahnya, maka gelar Miss J pun diberikan kepadanya oleh ketua OSIS paling bar-bar sepanjang masa *oke, aku lebay*, yaitu Barbie the Barbarian (tentunya Barbie juga mendapat julukan dari Lea dan kawan-kawan). untung lah Lea mempunyai teman-teman seperti Alex, Vidi, dan Sabil yang sangat setia membelanya. dan telah menjadi sahabat dekat Lea semenjak mereka ber-empat dihukum berdiri di lapangan hanya gara-gara kaos kaki Sabil melorot sebelah waktu ospek. dan tebak siapa yang menghukum mereka ber-empat, ya tentu saja si Barbie itu juga.  itulah sebabnya mereka ber-empat sepakat untuk menjadikan Barbie berserta Klon-klon nya menjadi musuh mereka.

berbagai cara telah di lakukan oleh Lea dan sahabatnya itu. dari sekedar mencaci sampai siram-siraman. bukannya bikin mereka menang. mereka malah di hukum untuk membersihkan sekolahan mereka yang luas itu + menjaga kantin waktu jam istirahat. dan lagi-lagi itu karna si Barbie yang sangat pandai memutar balikkan fakta. hasilnya mereka semakin dendam terhadap Barbie. tapi tenang, Lea masih punya Dimas buat ngademin hatinya. Dimas adalah cowok tampan dari klub basket yang ditaksir oleh Lea sejak dulu, walaupun dia adalah adik kelas Lea, tapi kalau udah suka, perbedaan umur pun tak jadi masalah. begitu fikir Lea, tapi jerawatnya selalu menjadi penghalang dalam kehidupannya maupun dalam masalah percintaannya.

selama mereka dihukum, mereka tak sempat lagi memikirkan cara balas dendam untuk membalas Barbie. ketika Lea sedang dalam masalah, Lea suka perhi ke pinggir lapangan bola, dan bertemu seorang cowok yang suka tiduran disana. meskipun si cowok gak suka dan merasa sangat terganggu dengan kehadiran Lea, tapi Lea tetep aja datang ke tempat persembunyian cowok itu buat nenangin diri. dari cowok ini lah Lea mendapatkan cara untuk mengalahkan Barbie, dan sekaligus meruntuhkan kerajaan yang di bangun oleh Barbie di sekolahan ini semenjak dia menjadi ketua osis dua tahun berturut-turut.

kira-kira siapakah yang akan menang dalam duel ini, mampukah Lea beserta teman-teman nya mengalahkan  Barbie beserta klon-klon nya yang nampak serupa itu. dan bagaimana juga kah kisah percintaan Lea, akankah dia bersama cowok idaman nya, Dimas. atau dia akan bersama si cowok lapangan itu. kalau penasaran baca aja novel ini.


"Saya bukan siapa-siapa yang punya bakat, saya juga bukan siapa-siapa yang punya rambut untuk disibak. kesimpulannya saya bukan siapa-siapa. kenapa saya nekat ikut pemilihan?  saya cuma mau mematahkan pendapat bahwa ketua OSIS harus orang penting, harus orang yang punya kelebihan. saya rasa bukan itu inti pemilihan, iya, kan? selama orang itu punya keinginan kuat untuk merubah sekolah kearah yang lebih baik, kenapa gak"
Lea sangat keren pas orasi, sungguh calon ketua OSIS idaman. memang seharusnya seperti inilah sosok ketua Osis, kuat, adil dan berani, dua jempol buat Lea.
Orizuka adalah pengarang best-seller indonesia. gak heran memang, karna novel-novel karangan Orizuka memang bagus-bagus dan mampu mengaduk-aduk perasaan pembacanya. dan Orizuka juga termasuk penulis yang aktif. diusia nya yang baru berkepala dua, Orizuka telah melahirkan 19 buah novel, dan beberapa diantara karya terdahulunya yang sudah tak dapat lagi di cari dipasaran bahkan sudah mulai kembali di cetak ulang, dan salah satunya adalah novel ini.




Call Me Miss J sebenarnya adalah novel Orizuka yang ke-4 yang diterbitkan tahun 2006, dan dulu hanya berjudul  Miss J. dan setelah berpindah penerbit karna penerbit terdahulu nya sudah almarhum *alias tutup. maka Miss J pun lahir kembali dengan nama baru yaitu Call Me Miss J. sebenarnya tak ada perubahan berarti antara Miss J dan Call Me Miss J, hanya mungkin nama-nama artis yang terdapat di buku ini saja yang mendapat peremajaan *atau diperbaharui. karna beberapa nama artis yang dulu terdapat di Miss J mungkin sudah gak in lagi sekarang. dan beberapa istilah yang mungkin gak berlaku lagi sekarang. sungguh gak sia-sia novel ini kembali diterbitkan dan di perbaharui, karna memang novel ini sangat bagus dan pesan-pesan yang terdapat di dalam nya pun nyampe dengan baik. dan novel ini sangat pantas untuk dijadikan koleksi, apalagi kalau kamu adalah penggemar novel-novel karangan Orizuka.