Senin, 04 Desember 2017

(Review) Magnus Chase and the Gods of Asgard, The Ship of the Dead #3 by Rick Riordan.

- Judul: The Ship of the Dead.
- Seri: Magnus Chase and the Gods of Asgard.
- Seri ke: 3 (Tiga) (Tamat).
- Pengarang: Rick Riordan.
- Bahasa: Indonesia (Terjemahan).
-Penerjemah: Reni Indardini.
- Penerbit: Nourabooks (Mizan Fantasi).
- Tebal: 512 Halaman.
- ISBN:
9786023853793
- Rating: 5 of 5 Star.

- Review:

Halooo.. Selamat datang di review buku Om Rick lainnya. Kali ini aku akan mengubek buku terakhir dari seri Magnus Chase and the Gods of Asgard, yang berjudul Ship of the Dead. Setelah beberapa bulan gak berhasil menghabiskan buku. Akhirnya bulan ini aku berhasil juga menamatkan seri ini. Seri yang sangat aku nikmati tiap lembar dan kata-katanya.

Oke.. Kalian pasti sudah tau aku kayak apa kalo udah sama buku Om Rick. Tentu aja aku bakal bilang suka banget. Dan itu sudah biasa. Karena Rick Riordan adalah author novel fantasi favoritku. Dan dalam peringkat favoritku. Beliau ada di urutan pertama. Hehe...

Walaupun aku sangat menyukai semua karangan Om Rick. Tapi gak lantas semuanya juga aku suka pake banget banget. Sejauh ini ending seri yang Om Rick tulis cuman dua ng aku sukai. Pertama seri PJO. Iya... Itu adegan pertarungannya keren banget. Berasa banget ngos-ngosannya mereka dalam menghadapi musuh utama mereka. Yaitu bangsa Titan. Dan seri keduanya adalah seri Magnus ini. Karena Di seri Magnus ini. Akhirnya aku ngerasain lagi susah payahnya perjuangan dalam peperangan. Walaupun singkat *iya.. Gak nyampe 500 halaman itu singkat namanya.* Tapi padat dan memuaskan gitu. Aku gak akan membocorkan pada kalian apa yang akan terjadi. Tapi satu hal yang aku bisa kasih tau. Seri ini sangat sangat memuaskan. Aku selalu takut setiap Om Rick bikin seri baru. Gimana kalau aku gak suka? Tapi pemikiran itu biasanya langsung hilang begitu aku membaca buku itu. Wkwkwk... Iya. Aku tau.. Aku cewe yang gampang jatuh cinta sama sesuatu apapun. Tapi walaupun begitu. Bukan berarti aku bakalan langsung menyukai segalanya secara membabi buta. Buktinya, walau aku doyan nonton serial tv atau film yang dark. Gak berarti aku bakal suka baca novelnya. Bukan karena buku itu gak bagus ya... Tapi karena otak ku suka berasap kalo baca yang agak berat dikit *dasar mental anak kecil*. Eh.. Dari tadi aku ngelantur kemana-mana ya? Hahaha... Sory. Tapi dari awal aku emang gak ada niatan buat review spoiler sih

Aku cuman mau curhat perasaanku pas selesai baca Magnus. Jadi semua sekarang terserah pada kalian yang masih aja bertahan membaca curhatan panjang lebarku ini. Buat kalian yang belum mengenal Magnus. Aku minta sama kalian, untuk mencoba kenalan dulu sama si cowok dodol berambut pirang ini. Kalau selera kalian sama seperti aku. Pasti kalian akan menyukai Magnus. Dan jika kalian sudah mengenal Magnus, dan memang suka sama dia. Alasan apalagi yang membuat kalian belum membaca buku terakhirnya ini? *lalu dikeplak. Dan buat kalian yang sudah mengenal Magnus. Dan tidak menyukainya. Aku hanya bisa pasrah. Selera setiap orang pasti berbeda. Aku gak bisa memaksakan. Jadi... Kalian termasuk yang mana nih?

4 komentar:

  1. resensi buku yang menarik... semoga blognya terus berkembang.... Saya ingin berbagi article tentang Tokyo Disneyland di http://stenote-berkata.blogspot.com/2018/05/tokyo-disneyland-di-istana_12.html
    Lihat juga video di youtube https://youtu.be/ilDiFkV61rY

    BalasHapus
  2. Buku yang bagus gan, pembahasan dan review ini juga sangat menarik, terimakasih sudah berbagi gan...

    idnplay poker domino
    idn poker versi terbaru
    idn poker versi 1.1.14.0

    BalasHapus
  3. Aku selalu suka dengan tulisan rick riordian, mulai dari perceus jacksonnya dulu
    Salam, Kreta Amura

    BalasHapus